JEMBER, ANALISAPUBLIK.ID — Anggota DPD RI daerah pemilihan Jawa Timur, Dr. Hj. Lia Istifhama, S.Sos., S.Sos.I., M.E.I., kembali meraih penghargaan atas kiprahnya dalam menjalankan tugas sebagai wakil daerah. Senator yang akrab disapa Ning Lia tersebut menerima Radar Jember Award 2026 kategori The Inspirational Women Leadership and Community Empowerment.
Penghargaan diserahkan dalam ajang Radar Jember Award 2026 yang berlangsung di Hotel Fortuna Jember, Kamis (20/8/2026). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap tokoh publik dan instansi yang dinilai memiliki kontribusi, prestasi, serta kepedulian terhadap masyarakat.
Direktur Radar Jember, Abdul Choliq Baya, mengatakan Radar Jember Award menjadi ruang apresiasi bagi berbagai pihak yang telah menunjukkan kiprah positif di bidang masing-masing.
Penghargaan kategori The Inspirational Women Leadership and Community Empowerment yang diterima Lia Istifhama dinilai mencerminkan kiprahnya dalam mengembangkan pola kepemimpinan humanis, kolaboratif, serta berorientasi pada aspirasi dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota DPD RI, Lia diketahui aktif turun langsung ke sejumlah daerah di Jawa Timur untuk menyerap aspirasi masyarakat. Kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan melalui forum resmi, tetapi juga lewat kegiatan sosial, edukasi, dialog, dan pemberdayaan bersama kelompok perempuan, pemuda, kalangan pesantren hingga pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Sejumlah bidang menjadi perhatiannya, antara lain pemberdayaan perempuan dan pemuda, penguatan peran pesantren, pengembangan UMKM, pemanfaatan zakat produktif, serta kepedulian terhadap lingkungan melalui berbagai kegiatan penghijauan dan penanaman pohon.
Penghargaan di Jember menambah catatan apresiasi yang diterima Lia sepanjang 2026. Sebelumnya, pada 30 Juli 2026, ia juga memperoleh Radar Surabaya Award 2026 dalam kategori Politisi Idola Gen Z.
Acara Radar Jember Award 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat. Di antaranya perwakilan Gubernur Jawa Timur melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin, kepala daerah atau perwakilan pemerintah daerah dari wilayah Tapal Kuda, serta sejumlah pejabat dan perwakilan lembaga lainnya.
Menanggapi penghargaan tersebut, Ning Lia mengatakan apresiasi yang diterimanya bukan menjadi tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus menjalankan amanah sebagai pejabat publik dengan sebaik-baiknya.
“Karena saya mengabdi sebagai seorang pejabat, tentu penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya,” ujar Lia.
Putri KH Masykur Hasyim tersebut juga mengapresiasi peran media massa dalam memberikan informasi sekaligus membangun wawasan masyarakat. Menurutnya, media memiliki posisi strategis dalam menjaga ketahanan bangsa di tengah kompetisi global.
“Kita bicara Indonesia saat ini di tengah kompetisi global. Salah satu fondasi ketahanan bangsa adalah dunia media. Semoga media seperti Radar Jember terus menyuarakan hal-hal positif di tengah masyarakat sehingga media dan masyarakat sama-sama berkembang,” tuturnya.
Lia juga menyoroti pentingnya keterwakilan perempuan di parlemen. Menurutnya, perempuan mempunyai kepekaan sosial dan kepedulian yang dapat menjadi modal dalam mengawal serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Peran senator perempuan sangat penting karena perempuan memiliki karakter peduli, kuat, dan naluri keibuan. Kepekaan yang tinggi itu menjadi modal dalam menjalankan tanggung jawab sebagai anggota DPD,” jelasnya.
Ia menegaskan, sistem kerja kolektif kolegial di DPD RI tidak membatasi setiap anggota untuk menyampaikan gagasan maupun memperjuangkan kepentingan daerah yang diwakilinya.
“Kalau kita bicara fungsi legislasi dan kolektif kolegial, bukan berarti anggota DPD tidak bisa bersuara. Tentu bisa bersuara,” tegas Lia.
Kepada kaum perempuan, Lia juga mendorong agar mereka terus mengambil peran dalam berbagai bidang dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan.
“Teruslah berperan, jangan sampai baperan,” pesannya.
Meski kembali mendapatkan penghargaan, Lia mengatakan dirinya tidak menjadikan apresiasi sebagai target utama selama menjabat anggota DPD RI. Ia memilih fokus menyelesaikan tanggung jawab sebagai senator Jawa Timur sekaligus menjaga konsistensi dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Targetnya bagaimana kita menjalani masa jabatan secara optimal. Apa yang menjadi tugas, kita lakukan dan kita penuhi. Bagaimana masa jabatan ini kita jalani dengan baik dan seluruh tugas selama menjabat bisa kita penuhi. Itu target saya,” pungkasnya.









