HeadlinePemerintahan

Kopwan Irama Sumenep Cetak Aset Rp1,1 Miliar, Perkuat Transparansi dan Kesejahteraan Anggota

×

Kopwan Irama Sumenep Cetak Aset Rp1,1 Miliar, Perkuat Transparansi dan Kesejahteraan Anggota

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, analisapublik.id – Koperasi Wanita (Kopwan) Irama Kelurahan Kepanjin, Sumenep, membuktikan bahwa transparansi dan ketepatan waktu adalah kunci menjaga kepercayaan anggota. Mengawali tahun 2026, koperasi ini resmi menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 sebagai bentuk pertanggungjawaban kolektif atas kinerja sepanjang tahun lalu.

Digelar pada Jumat (2/1/2026), RAT ini bukan sekadar seremoni rutin. Forum tertinggi dalam struktur koperasi ini menjadi indikator penting bahwa tata kelola usaha yang dijalankan para perempuan di Kelurahan Kepanjin berjalan sehat, transparan, dan taat regulasi.

Aset Tembus Miliaran Rupiah

Ketua Kopwan Irama, Rosida Agustina, memaparkan capaian yang cukup impresif. Per 31 Desember 2025, Kopwan Irama mencatat total aset sebesar Rp1.127.100.000. Angka ini ditopang oleh basis anggota yang mencapai 254 orang.

“RAT tepat waktu ini mencerminkan kinerja kolektif yang solid. Koperasi berkembang dan usahanya meningkat berkat kebersamaan anggota, pengurus, dan pengawas,” ujar Rosida dalam pidatonya.

Namun, Kopwan Irama tak hanya bicara soal angka di atas kertas. Rosida menegaskan bahwa koperasi ini tetap memegang prinsip dampak sosial. Selain memutar roda ekonomi, sebagian hasil usaha dialokasikan untuk program sosial, mulai dari bantuan anak yatim, kaum duafa, hingga lansia di lingkungan sekitar.

Predikat Koperasi Terbaik

Langkah disiplin Kopwan Irama dalam menyelenggarakan RAT mendapat apresiasi khusus dari Pemerintah Kabupaten Sumenep. Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Sumenep, Moh. Ramli, menyebut koperasi ini sebagai teladan.

“Kopwan Irama telah memenuhi kewajiban utama koperasi. Bahkan, mereka konsisten berprestasi hingga dinobatkan sebagai Kopwan terbaik di Kabupaten Sumenep,” tegas Ramli saat menghadiri acara tersebut bersama Kepala Bidang Perizinan dan Pengawasan, Hairil Iskandar.

Ramli mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah koperasi tidak boleh hanya bertumpu pada pundak pengurus. Menurutnya, anggota adalah pemilik kedaulatan tertinggi yang harus aktif memberikan masukan strategis.

“Seluruh anggota memiliki hak dan peran yang sama untuk menyumbang solusi demi peningkatan usaha dan kesejahteraan bersama,” tambahnya.

Sinergi dan Praktik Baik

Acara yang berlangsung di awal tahun ini juga menjadi ajang pertukaran ide. Selain dihadiri oleh Lurah Kepanjin Ruslan dan Forum Kopwan, tampak hadir pula perwakilan dari ujung timur Sumenep, yakni pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Sepanjang, Kecamatan Sapeken, Nirwan.

Kehadiran perwakilan dari wilayah kepulauan ini bertujuan untuk berbagi praktik baik (best practice) dalam pengelolaan koperasi yang akuntabel.

Pelaksanaan RAT Kopwan Irama ini kembali menegaskan bahwa koperasi masih menjadi pilar ekonomi kerakyatan yang paling adaptif. Melalui pengelolaan yang profesional, lembaga ini terbukti mampu menjadi motor penggerak ekonomi perempuan sekaligus penjaga jaring pengaman sosial di tingkat kelurahan. (Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.