HeadlinePemerintahan

KIM DSN Sleman Kembangkan Unit Usaha Pelatihan Videografi, Latih Perusahaan Swasta

167
×

KIM DSN Sleman Kembangkan Unit Usaha Pelatihan Videografi, Latih Perusahaan Swasta

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, analisapublik.id – Semangat kemandirian digital kini merambah hingga tingkat komunitas. Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) DSN Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, kembali membuktikan diri bukan sekadar wadah kumpul, melainkan unit usaha kreatif yang produktif. Melalui unit pelatihan videografi dan konten digital, KIM DSN kini mengukuhkan posisinya sebagai mitra strategis dalam peningkatan kapasitas digital bagi sektor swasta.

KIM DSN dipercaya menjadi narasumber utama dalam pelatihan bertajuk “Strategi Konten Kreatif: Dari Branding ke Closing” yang digelar di Kolektif Coworking Space, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Kamis (6/11/2025). Pelatihan ini menarik minat dua entitas bisnis, yaitu Joglosemar Kinarya (penyedia rumput sintetis) dan The Rasyiidu Center (lembaga pendidikan tes minat dan bakat).

Komunitas ini mengirimkan dua talenta muda andalannya dari DSN TV Saviera Ajeng, seorang konten kreator dan penyiar, serta Andy Ahmad, videografer profesional. Keduanya memandu peserta membedah proses produksi konten video secara komprehensif.

Materi yang disampaikan tidak hanya berkutat pada teknis seperti perencanaan ide, teknik pengambilan gambar, dan editing, tetapi juga fokus pada strategi kritis, yaitu cara menambahkan ‘hook’ atau pancingan agar video lebih menarik dan berpotensi viral—sebuah kunci utama dalam dunia pemasaran digital.

“Peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung praktik membuat video yang menjual. Kami ingin menunjukkan bahwa pembuatan konten berkualitas tidak harus rumit, asal memahami arah pesan dan target audiens,” ujar Andy, menekankan aspek aplikatif dari pelatihan tersebut.

Antusiasme peserta terlihat jelas. Mereka tidak segan berkreasi dan menghasilkan video promosi produk dengan pendekatan storytelling yang menarik dan komunikatif, sebuah indikasi bahwa kurikulum yang diterapkan KIM DSN berhasil.

Teguh Riyanto, pemilik dari kedua perusahaan peserta, memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai kegiatan ini sangat aplikatif dan berdampak langsung terhadap peningkatan kapasitas timnya.

“Kami sangat puas dengan hasil pelatihan ini. Tim kami jadi lebih paham bagaimana membuat konten yang bisa meningkatkan engagement dan penjualan. Ke depan kami berencana mengadakan pelatihan lanjutan untuk cabang perusahaan lainnya,” kata Teguh.

Melalui kegiatan ini, KIM DSN Sleman membuktikan bahwa kemandirian komunitas dapat tumbuh melalui inovasi dan profesionalisme. Unit pelatihan videografi yang mereka kembangkan tidak hanya menjadi sumber pendapatan, tetapi juga wadah pengabdian untuk meningkatkan literasi dan kapabilitas digital masyarakat luas, termasuk sektor bisnis.

Dengan semangat “Dari komunitas untuk kemajuan bersama”, KIM DSN terus menjadi contoh nyata. Mereka berhasil bertransformasi dari sekadar kelompok informasi lokal menjadi pusat kreativitas dan kemandirian ekonomi yang relevan di tengah pesatnya era digital.

(Res)