EDITORIALHeadlinePemerintahan

Kapolri Tinjau Posko Terpadu Stasiun Surabaya Gubeng, Volume Penumpang Naik 11 Persen Jelang Idulfitri 1447 H

5760
×

Kapolri Tinjau Posko Terpadu Stasiun Surabaya Gubeng, Volume Penumpang Naik 11 Persen Jelang Idulfitri 1447 H

Sebarkan artikel ini

SURABAYA – analisapublik.id | Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, meninjau langsung kesiapan Posko Terpadu pengamanan arus mudik di Stasiun Surabaya Gubeng, Minggu (15/3). Peninjauan dilakukan untuk memastikan sistem pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal di tengah peningkatan mobilitas menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Dalam pemantauan lapangan, teridentifikasi adanya peningkatan volume penumpang sebesar 11 persen dibandingkan periode normal. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh kebijakan diskon tiket dari pemerintah serta peran strategis Stasiun Surabaya Gubeng sebagai simpul transit utama di Jawa Timur. Stasiun ini melayani pergerakan antarkota dan antarprovinsi berbasis kereta api sekaligus menjadi titik lanjutan perjalanan masyarakat yang menuju jalur laut dengan tujuan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan.

Kapolri menegaskan bahwa peningkatan arus penumpang harus direspons melalui mitigasi yang terencana dan terukur. Seluruh jajaran kepolisian diinstruksikan meningkatkan kewaspadaan serta memastikan kesiapan personel di berbagai simpul transportasi, termasuk stasiun, terminal, dan pelabuhan. Langkah antisipatif ini dinilai penting guna menghadapi potensi lonjakan penumpang yang dapat melampaui proyeksi Kementerian Perhubungan.

Keterangan Foto:
Kapolri Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelayanan dan kesiapan pengamanan arus mudik di Posko Terpadu Stasiun Surabaya Gubeng, Minggu (15/3), dengan memantau proses pelayanan penumpang serta koordinasi lintas instansi menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Dalam situasi dengan tingkat kepadatan tinggi, potensi gangguan keamanan, penumpukan penumpang, maupun hambatan operasional harus dicegah melalui deteksi dini dan respons cepat. Karena itu, koordinasi lintas sektor di Posko Terpadu menjadi elemen strategis dalam sistem pengamanan mudik tahun ini.

Peninjauan juga difokuskan pada kesiapan fasilitas pendukung, pola pengamanan personel, serta mekanisme pelayanan kepada masyarakat. Posko Terpadu berfungsi sebagai pusat kendali yang mengintegrasikan pengawasan, pengaturan arus penumpang, serta penanganan situasi darurat apabila diperlukan.

Melalui pelaksanaan Pengamanan Mudik 2026, Polri menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan dan pengamanan maksimal selama periode mudik dan arus balik Lebaran 1447 H. Dengan penguatan pengamanan sejak dini, diharapkan seluruh rangkaian arus mudik dan arus balik berjalan tertib dan terkendali, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri bersama keluarga dalam suasana aman dan kondusif.

Sumber: Divisi Humas Polri
Reporter: Ibnu Aji Sesario
Editor: Subardi, SE

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.