SURABAYA – analisapublik.id | Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga memperkuat kesiapan infrastruktur jalan provinsi menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah atau tahun 2026. Langkah tersebut dilakukan melalui intensifikasi kegiatan pemeliharaan jalan dan jembatan guna memastikan kondisi infrastruktur tetap aman, fungsional, dan nyaman dilalui oleh masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
Upaya tersebut dikoordinasikan oleh Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur yang bertanggung jawab dalam menjaga kualitas jaringan jalan provinsi agar tetap dalam kondisi mantap. Persiapan dilakukan sejak jauh hari dengan mempercepat kegiatan perawatan rutin di berbagai ruas jalan yang menjadi jalur mobilitas masyarakat.
Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Agus Sutanto, menjelaskan bahwa peningkatan aktivitas pemeliharaan dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang secara tradisional terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri.
Menurutnya, jaringan jalan provinsi memiliki peran penting dalam menghubungkan berbagai wilayah kabupaten dan kota di Jawa Timur serta menjadi jalur penghubung menuju jalan nasional maupun akses menuju pusat kegiatan ekonomi dan kawasan permukiman.
“Pemeliharaan jalan dilakukan secara rutin agar kondisi jalan tetap fungsional dan mampu melayani mobilitas masyarakat secara optimal, terutama menjelang arus mudik Lebaran yang biasanya diikuti peningkatan volume kendaraan,” ujar Agus Sutanto.
Kegiatan pemeliharaan yang dilakukan di lapangan meliputi penambalan lubang pada permukaan jalan, perbaikan lapisan perkerasan yang mengalami kerusakan, perawatan bahu jalan, hingga pembersihan saluran drainase untuk mencegah genangan air yang dapat mempercepat kerusakan jalan.

Keterangan Foto :
Agus Sutanto, Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur. Bidang Pemeliharaan PU Bina Marga Jatim memperkuat kegiatan perawatan infrastruktur jalan provinsi menjelang arus mudik Lebaran 2026 guna memastikan kondisi jalan tetap aman, mantap, dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Idulfitri.
Editor : H. Muhajir Wahyu Ramadhan
Selain itu, pemeriksaan terhadap kondisi jembatan juga menjadi bagian dari kegiatan pemeliharaan guna memastikan seluruh struktur tetap aman digunakan.
Pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) yang tersebar di berbagai wilayah kerja di Provinsi Jawa Timur. Tim teknis di lapangan secara berkala melakukan inspeksi kondisi jalan untuk mendeteksi potensi kerusakan lebih dini sehingga penanganan dapat segera dilakukan.
Selain kegiatan perawatan fisik jalan, Dinas PU Bina Marga juga melakukan pemantauan terhadap beberapa titik yang berpotensi mengalami peningkatan kepadatan lalu lintas selama periode mudik, seperti jalur penghubung antarwilayah, akses menuju kawasan wisata, serta jalur yang terhubung dengan pelabuhan penyeberangan dan terminal transportasi.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendukung kelancaran distribusi barang dan logistik selama periode libur Lebaran.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga terus memperkuat koordinasi dengan instansi terkait, termasuk kepolisian dan pemerintah kabupaten/kota, guna memastikan kesiapan jalur transportasi darat dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Dengan berbagai langkah pemeliharaan tersebut, jaringan jalan provinsi diharapkan dapat berfungsi secara optimal dalam melayani pergerakan masyarakat selama masa mudik. Pemerintah juga mengimbau pengguna jalan agar tetap mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kondisi kendaraan, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Editor : H. Muhajir Wahyu Ramadhan






