EkbisGaya HidupHeadlinePemerintahan

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Warga Diimbau Waspada

269
×

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Warga Diimbau Waspada

Sebarkan artikel ini

Lumajang, analisapublik.id -​Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali erupsi pada Senin pagi dengan letusan mencapai 700 meter di atas puncak.
​Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, melaporkan bahwa erupsi terjadi pada pukul 06.00 WIB. “Kolom letusan teramati setinggi sekitar 700 meter di atas puncak, atau 4.376 meter di atas permukaan laut,” ujar Sigit.
​Kolom abu yang keluar berwarna putih hingga kelabu dan bergerak ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 116 detik.
​Aktivitas kegempaan Gunung Semeru dalam 24 jam terakhir (Minggu, 24/8) juga menunjukkan peningkatan. Tercatat 44 kali gempa letusan, 5 kali gempa guguran, 14 kali gempa embusan, dan 7 kali gempa tektonik jauh.
​Meskipun statusnya masih Waspada (Level II), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan beberapa rekomendasi penting untuk masyarakat:
​Dilarang beraktivitas di sektor tenggara, tepatnya di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 8 kilometer dari puncak.
​Waspada terhadap perluasan awan panas dan aliran lahar. Masyarakat diimbau tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, hingga jarak 13 kilometer dari puncak.
​Hindari aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah atau puncak, karena berisiko terkena lontaran batu pijar.
​PVMBG juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi lahar hujan, guguran lava, dan awan panas di sungai/lembah yang berhulu di puncak Semeru, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.( wa/ar)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.