Madiun, analisapublik.id ‘ Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun telah menyalurkan 146 ton (146.000 kg) pupuk NPK plus non-subsidi kepada 32 kelompok tani berbadan hukum di Kota Madiun. Bantuan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pupuk majemuk petani di tengah keterbatasan alokasi pupuk subsidi dari pemerintah pusat yang hanya mencakup sekitar 47% dari total kebutuhan.
Menurut Irsad Dawami dari DKPP, pupuk non-subsidi jenis NPK plus ini penting untuk fase generatif tanaman padi (pembentukan dan pengisian bulir) dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas serta jumlah hasil panen secara signifikan.
Pendistribusian pupuk dilakukan berdasarkan luas lahan pertanian Kota Madiun yang mencapai 813,97 hektare, dengan jatah sekitar 178 gram per hektare. Penyaluran diawasi ketat oleh DKPP, Polisi, dan TNI untuk memastikan tepat sasaran.
Pupuk disalurkan kepada kelompok tani di 20 kelurahan yang tersebar di Kecamatan Kartoharjo, Manguharjo, dan Taman. Bantuan ini merupakan upaya Pemerintah Kota Madiun untuk terus mendukung ketahanan pangan lokal dan meningkatkan produktivitas pertanian di lahan terbatas.
Sebagai perbandingan, alokasi pupuk subsidi dari Kementerian Pertanian untuk Kota Madiun pada tahun 2025 tercatat sebanyak 1.028 ton (631 ton Urea dan 397 ton NPK).( wa/ar)
DKPP Kota Madiun Salurkan 146 Ton Pupuk NPK Non-Subsidi untuk Dukung Produktivitas Kelompok Tani
Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum.
Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.






