PemerintahanSurabaya

Camelia Kembali Pimpin Fatayat NU Surabaya

7
×

Camelia Kembali Pimpin Fatayat NU Surabaya

Sebarkan artikel ini
Camelia Kembali Pimpin Fatayat NU Surabaya
Camelia Kembali Pimpin Fatayat NU Surabaya

SURABAYA, ANALISAPUBLIK.ID – Camelia Habiba kembali dipercaya memimpin Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kota Surabaya untuk periode kedua. Pada masa khidmah 2025–2030, Camelia memfokuskan kepengurusan pada penguatan kaderisasi sekaligus menyiapkan generasi baru pemimpin perempuan muda Nahdlatul Ulama (NU).

Camelia bersama jajaran pengurus PC Fatayat NU Kota Surabaya dilantik Plt Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Fatayat NU Dewi Winarti di Surabaya Convention Hall, Selasa (22/9/2026).

Pelantikan bertema “Menguatkan Perempuan Muda NU dalam Khidmah, Keumatan, dan Kebangsaan” itu dihadiri sekitar 2.000 undangan dari unsur pengurus, kader, serta jejaring organisasi perempuan muda NU.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berhalangan hadir karena sedang menjalankan ibadah umrah dan diwakili Asisten III Akhmad Jazuli. Hadir pula Ketua PCNU Kota Surabaya Masduki Toha, jajaran PP dan PW Fatayat NU, pemerintah daerah, organisasi mitra, serta anggota DPRD Surabaya Cahyo Harjo Prakoso.

Dewi Winarti mengatakan, Fatayat NU memiliki peran strategis menyiapkan perempuan muda yang mampu berkontribusi dalam kehidupan keumatan, kebangsaan dan pembangunan.

“Fatayat NU harus menjadi ruang tumbuh bagi perempuan muda NU agar memiliki kemampuan, wawasan, dan semangat pengabdian. Kaderisasi menjadi kunci agar organisasi terus berkembang dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Camelia menyiapkan sejumlah program pada periode keduanya. Di antaranya pemberantasan buta aksara Al-Qur’an bagi guru agama melalui kerja sama dengan Kementerian Agama.

Fatayat NU Surabaya juga akan mengembangkan Rumah UMKM dan Inkubasi Bisnis untuk membangun kapasitas ekonomi dan mentalitas pengusaha muda NU melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi.

Program lainnya, “Sahabat Gojek”, menyasar perempuan mitra transportasi daring dengan memadukan pemberdayaan ekonomi dan pembinaan keagamaan melalui semangat “ya ngaji, ya rejeki”.

“Kita perlu punya rombongan. Berorganisasi itu adalah perintah Allah. Maka yang belum punya rombongan, silakan berombong dengan Fatayat,” pungkas Camelia.

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.