PASURUAN, ANALISA PUBLIK – Kejuaraan Nasional Bhayangkara Sprint Rally 2026 Putaran 3 sukses digelar di Sirkuit Horse Racing Ki Ageng Astro Joyo, Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada 29–30 Agustus 2026.
Ajang otomotif nasional yang diikuti sekitar 100 pembalap dari berbagai daerah itu berlangsung aman dan lancar. Penutupan ditandai penyerahan penghargaan kepada para pemenang oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto.
Persaingan ketat akhirnya menempatkan Ryan Nirwan dari Toyota Gozo Racing sebagai juara umum. Kemenangan tersebut melanjutkan catatan positif Ryan yang sebelumnya juga meraih gelar juara pada 2025.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, keberhasilan penyelenggaraan Bhayangkara Sprint Rally membuktikan olahraga otomotif dapat menjadi ruang positif untuk membangun sportivitas, kebersamaan, sekaligus memperkuat kemitraan Polri dengan komunitas otomotif dan masyarakat.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Kami mengapresiasi peserta, panitia, IMI, komunitas otomotif serta seluruh pihak yang mendukung kegiatan ini,” kata Jules, Senin (31/8/2026).
Ia berharap sportivitas di lintasan juga menjadi pengingat pentingnya tertib dan mengutamakan keselamatan saat berkendara di jalan raya.
“Kompetisi dilakukan di tempat yang memang disiapkan untuk itu. Sedangkan di jalan raya, keselamatan harus selalu menjadi prioritas,” tegasnya.
Ketua Panitia Kejurnas Bhayangkara Sprint Rally 2026 Kombes Pol Bimo Ariyanto mengatakan, kejuaraan tersebut merupakan hasil kolaborasi Polda Jatim, Ikatan Motor Indonesia (IMI), dan Gazpoll Racing Team.
Menurut Bimo, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat sinergi kepolisian, komunitas otomotif, dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
Bhayangkara Sprint Rally Putaran 3 diikuti pembalap dari Jawa, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sumatera Utara hingga Sumatera Selatan.
Karakter lintasan Pasuruan yang didominasi debu dan pasir menjadi tantangan tersendiri. Ryan Nirwan bahkan sempat tertinggal dan berada di posisi ketiga pada Special Stage (SS) pertama.
Momentum kebangkitan terjadi pada SS keempat. Ryan mencatatkan waktu tercepat dengan selisih signifikan hingga akhirnya membalikkan keadaan dan memastikan gelar juara umum.
“Balapan kali ini banyak dramanya dan cukup menegangkan. Di SS pertama kami tertinggal cukup jauh. Alhamdulillah di SS keempat kami menjadi yang tercepat dan akhirnya bisa kembali menjadi juara,” ujar Ryan.
Ryan mengapresiasi penyelenggaraan Bhayangkara Sprint Rally dan berharap kejuaraan serupa terus digelar dengan menghadirkan lintasan-lintasan baru yang semakin menantang.
Reporter: Bhayu Indarto
Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan






