HeadlinePemerintahan

Bangkalan Inisiasi Program Satu Desa Satu Sarjana , Perluas Beasiswa hingga Jenjang S2

×

Bangkalan Inisiasi Program Satu Desa Satu Sarjana , Perluas Beasiswa hingga Jenjang S2

Sebarkan artikel ini

BANGKALAN, analisapublik.id — Pemerintah Kabupaten Bangkalan mempertegas komitmennya dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui akses pendidikan. Pada Selasa (23/12/2025), bertempat di Pendopo Agung Bangkalan, pemerintah daerah secara resmi menyalurkan bantuan sosial beasiswa untuk ratusan siswa dan mahasiswa Tahun Ajaran 2025.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Moh Yakub, mencatat sebanyak 283 penerima mendapat guyuran beasiswa tahun ini. Para penerima merupakan irisan dari pelajar berprestasi, mahasiswa, hingga atlet muda yang telah memberikan sumbangsih medali bagi daerah.

Ambisi ‘Satu Desa Satu Sarjana’

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengungkapkan bahwa bantuan ini bukan sekadar seremoni tutup tahun, melainkan batu loncatan menuju program yang lebih ambisius: “Satu Desa Satu Sarjana”.

“Ini bentuk apresiasi bagi anak-anak kita yang berprestasi, khususnya mereka yang terkendala finansial. Ke depan, kami merancang beasiswa satu desa satu sarjana sebagai upaya pemerataan akses pendidikan,” ujar Lukman di hadapan para penerima.

Ia menambahkan, meski program ini akan sangat bergantung pada kemampuan fiskal daerah, Pemkab Bangkalan menargetkan realisasi awal mencapai 70 persen pada tahun anggaran 2026. Menariknya, beasiswa ini tidak hanya menyasar jenjang sarjana (S1), namun diperluas hingga jenjang magister (S2) guna mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) di pucuk pimpinan masa depan.

Alumni Kampus Top untuk Bidang Strategis

Keseriusan Bangkalan juga terlihat dari langkah diplomasi akademik. Pemkab telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah perguruan tinggi papan atas. Selain Universitas Trunojoyo Madura (UTM) sebagai mitra utama, penjajakan kerja sama terus dilakukan dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Fokusnya spesifik: mencetak pakar di bidang teknik dan keilmuan terapan yang relevan dengan kebutuhan industri di Madura.

“Kami ingin memastikan akses pendidikan ini berujung pada peningkatan kualitas generasi muda Bangkalan yang berdaya saing global,” pungkas Lukman.

(Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.