EDITORIALHeadline

Jembatan Kembar Cangar Dipasang Pagar Pengaman, Respons Dua Kasus Bunuh Diri dalam Sebulan

3579
×

Jembatan Kembar Cangar Dipasang Pagar Pengaman, Respons Dua Kasus Bunuh Diri dalam Sebulan

Sebarkan artikel ini

SURABAYA – analisapublik.id | Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) mengambil langkah cepat dengan merencanakan pemasangan pagar pengaman di Jembatan Kembar Cangar, Kota Batu. Kebijakan ini merupakan respons atas dua kasus dugaan bunuh diri yang terjadi dalam rentang waktu kurang dari satu bulan di lokasi yang sama.

Langkah penanganan ini diambil untuk menjawab kekhawatiran publik sekaligus meningkatkan standar keselamatan infrastruktur di kawasan berisiko tinggi.

Peristiwa terakhir terjadi pada Kamis, 23 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB, ketika aparat kepolisian menerima laporan penemuan jasad seorang pria di dasar jurang di bawah jembatan. Korban kemudian diidentifikasi berinisial DPW (24), warga Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang milik korban, termasuk sepeda motor yang terparkir di atas jembatan serta sandal di bibir jembatan. Temuan ini menguatkan dugaan bahwa korban jatuh dari atas jembatan.

Sebelumnya, pada 31 Maret 2026, insiden serupa juga terjadi. Seorang pemuda berinisial MMA (24), warga Mojokerto, ditemukan meninggal dunia di titik yang sama. Pola kejadian menunjukkan kemiripan, yakni adanya kendaraan dan barang pribadi yang ditinggalkan di atas jembatan sebelum korban ditemukan di dasar jurang.

Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Joko Suprianto, membenarkan kedua peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih melanjutkan proses penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada tindakan bunuh diri, meski pendalaman lebih lanjut tetap dilakukan untuk memastikan seluruh aspek kejadian.

Menanggapi insiden berulang ini, Plt Sekretaris Dinas PU Bina Marga Jatim, Ir. Agus Hari Purnomo, ST., MT, menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan dan masyarakat menjadi prioritas utama.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah mempercepat tahapan teknis, termasuk kalkulasi struktur untuk pemasangan pagar pengaman di area jembatan. Pekerjaan fisik ditargetkan mulai dilaksanakan pada Mei 2026.

Secara geografis, Jembatan Kembar Cangar berada di kawasan dengan topografi curam dan jurang dalam, sehingga memiliki tingkat risiko tinggi. Kondisi ini dinilai membutuhkan intervensi tambahan berupa sistem pengaman permanen guna mencegah kejadian serupa.

Selain faktor infrastruktur, dua kasus dalam waktu berdekatan ini juga memicu perhatian luas di ruang publik, termasuk media sosial. Salah satu kejadian bahkan sempat viral setelah beredar video yang memperlihatkan korban sebelum insiden terjadi.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penanganan tidak hanya cukup dari sisi teknis, tetapi juga membutuhkan pendekatan komprehensif, termasuk pengawasan kawasan rawan serta perhatian terhadap aspek sosial dan kesehatan mental masyarakat.

Langkah pemasangan pagar pengaman diharapkan menjadi solusi awal dalam menekan risiko kejadian serupa sekaligus memperkuat standar keselamatan pada infrastruktur jalan di Jawa Timur.

Sumber: analisapublik.id
Reporter: Alief Leksono
Editor: Respati

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.