EDITORIALHeadline

Jembatan Perintis Garuda di Pasuruan Mulai Dibangun, TNI dan Pemda Perkuat Akses Desa Terpencil

2135
×

Jembatan Perintis Garuda di Pasuruan Mulai Dibangun, TNI dan Pemda Perkuat Akses Desa Terpencil

Sebarkan artikel ini

PASURUAN – analisapublik.id | Upaya membuka keterisolasian wilayah pedesaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal mulai direalisasikan melalui pembangunan infrastruktur strategis. Komandan Korem (Danrem) 083 Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir, bersama Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, resmi melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Karanganyar, Desa Karangasem, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan.

Prosesi peletakan batu pertama yang digelar di lokasi pembangunan tersebut disaksikan oleh unsur pemerintah daerah, aparat TNI, serta masyarakat setempat yang selama ini menantikan akses penghubung antarwilayah tersebut.

Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah terpencil dan pedesaan. Fokus utamanya adalah meningkatkan konektivitas antarwilayah yang selama ini terbatas, sekaligus membuka akses ekonomi masyarakat.

Danrem 083 Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari strategi memperkuat kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat desa.

“Jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan aktivitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mempermudah akses kebutuhan pokok,” ujarnya.

Dari sisi pemerintah daerah, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, menilai pembangunan ini memiliki urgensi tinggi karena menjadi penghubung vital antara Dusun Karanganyar Timur dan Dusun Karanganyar Barat. Selama ini, keterbatasan akses menjadi kendala utama mobilitas warga.

Menurutnya, kehadiran jembatan ini juga menjadi solusi konkret di tengah keterbatasan anggaran daerah. “Di satu sisi ini membantu pemerintah daerah yang saat ini menghadapi keterbatasan anggaran, dan di sisi lain sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” kata Shobih.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Danrem 083 dan Dandim 0819 Pasuruan, atas kontribusi nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.

Secara keseluruhan, pembangunan ini mencerminkan unsur 5W+1H yang jelas. Apa yang dilakukan adalah pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Siapa yang terlibat yakni Danrem 083, Wakil Bupati Pasuruan, dan masyarakat. Di mana berlokasi di Desa Karangasem, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan. Kapan dimulai melalui ground breaking yang baru dilaksanakan. Mengapa dilakukan untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong ekonomi desa. Bagaimana prosesnya dimulai melalui sinergi TNI dan pemerintah daerah.

Ke depan, jembatan ini diharapkan tidak hanya menjadi akses penghubung fisik, tetapi juga menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Dengan terbukanya jalur mobilitas, distribusi hasil pertanian dan akses menuju fasilitas publik diproyeksikan akan semakin lancar.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda sekaligus menjadi contoh konkret kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Reporter : Respati
Editor : H. Muhajir Wahyu Ramadhan
Sumber : Humas Pemkab Pasuruan

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.