EDITORIALHeadline

Genangan Surut di Ruas Ketanggungan–Pejagan, Menteri PU Tekankan Penanganan Lanjutan untuk Cegah Banjir Berulang

572
×

Genangan Surut di Ruas Ketanggungan–Pejagan, Menteri PU Tekankan Penanganan Lanjutan untuk Cegah Banjir Berulang

Sebarkan artikel ini

BREBES, Jawa Tengah – analisapublik.id | Genangan air yang sempat mengganggu kelancaran lalu lintas di ruas jalan nasional Ketanggungan–Pejagan, Kabupaten Brebes, kini dilaporkan telah surut. Kondisi tersebut menandai berakhirnya gangguan sementara pada salah satu jalur vital penghubung kawasan Pantura dengan akses Tol Trans Jawa, yang selama ini menjadi titik krusial mobilitas kendaraan logistik maupun perjalanan antarwilayah.

Peristiwa genangan sebelumnya terjadi akibat peningkatan debit air yang tidak mampu tertampung secara optimal oleh sistem drainase eksisting. Akibatnya, air meluap ke badan jalan dan menyebabkan perlambatan arus kendaraan. Namun, melalui penanganan lapangan dan pemantauan intensif oleh petugas teknis, kondisi lalu lintas saat ini telah kembali normal dan dapat dilalui tanpa hambatan berarti.

Keterangan foto: Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, saat meninjau langsung kondisi lapangan di kawasan Ketanggungan–Pejagan, Brebes, guna memastikan penanganan genangan dilakukan secara berkelanjutan, termasuk percepatan pengerukan muara Sungai Babakan sebagai langkah mitigasi banjir berulang.

Meski genangan telah surut, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penanganan tidak boleh berhenti pada fase pemulihan sementara. Ia meminta seluruh jajaran teknis untuk melanjutkan langkah penanganan secara komprehensif dan terukur guna mencegah kejadian serupa terulang, terutama pada titik-titik rawan genangan di ruas tersebut.

Fokus utama dalam penanganan lanjutan diarahkan pada percepatan pengerukan muara Sungai Babakan. Upaya ini dinilai strategis karena berperan langsung dalam meningkatkan kapasitas aliran air, sekaligus mengurangi tekanan hidrologis yang selama ini memicu genangan di badan jalan. Dengan pengerukan tersebut, aliran air diharapkan dapat lebih lancar menuju hilir tanpa menimbulkan limpasan ke permukaan jalan.

Selain pengerukan muara, langkah penguatan struktur pengaman sungai juga menjadi bagian dari strategi jangka menengah hingga panjang. Pemerintah merancang pendekatan bertahap melalui peningkatan sistem pengendalian banjir yang mencakup normalisasi alur sungai, penguatan tanggul, serta integrasi antara sistem drainase jalan dengan infrastruktur sumber daya air di kawasan sekitar.

Pendekatan ini menegaskan bahwa penanganan genangan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi diarahkan pada solusi struktural yang berkelanjutan. Integrasi antara pembangunan jalan nasional dan pengelolaan sumber daya air menjadi kunci dalam menjaga fungsi infrastruktur tetap optimal, terutama di wilayah dengan karakteristik rawan genangan.

Di lapangan, arus lalu lintas saat ini terpantau kembali lancar dan terkendali. Kendaraan dari kedua arah dapat melintas dengan normal, tanpa adanya penyempitan maupun pengalihan arus. Meski demikian, petugas tetap disiagakan untuk melakukan pemantauan berkala sebagai langkah antisipasi terhadap potensi perubahan cuaca yang dapat memicu genangan ulang.

Dengan langkah lanjutan yang tengah disiapkan, ruas Ketanggungan–Pejagan diharapkan tidak hanya pulih dari gangguan sementara, tetapi juga memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap risiko banjir di masa mendatang, sehingga mendukung kelancaran konektivitas nasional secara berkelanjutan.

Sumber: PU jalan Jateng-DIY

Reporter: Rafi Pradana

Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.