TULUNGAGUNG – analisapublik.id | Suasana haru bercampur bangga mewarnai pelaksanaan purnawiyata siswa kelas IX SMP Negeri 3 Tulungagung Tahun Pelajaran 2025–2026 yang digelar di aula sekolah, Sabtu (23/5/2026). Sebanyak 423 siswa secara resmi dilepas setelah menyelesaikan pendidikan tingkat sekolah menengah pertama.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh wali murid, perwakilan Forkopimcam, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, komite sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Momentum purnawiyata menjadi penanda berakhirnya proses pendidikan siswa kelas IX sekaligus awal perjalanan menuju jenjang pendidikan berikutnya.
Di tengah kemeriahan acara, suasana emosional tampak menyelimuti para siswa. Sejumlah siswa terlihat menahan tangis saat harus berpisah dengan teman-teman dan guru yang selama tiga tahun mendampingi proses belajar mereka di sekolah.
Kepala SMP Negeri 3 Tulungagung, Drs. Heni Hendarto, M.Pd., secara simbolis menyerahkan kembali para siswa kepada orang tua dan wali murid. Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga memberikan penghargaan kepada sejumlah siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Dalam sambutannya, Heni Hendarto menekankan pentingnya membangun karakter tangguh, disiplin, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan kehidupan setelah meninggalkan bangku sekolah.
“Anak-anakku harus menjadi pribadi yang tangguh, ulet, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai kesulitan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesantunan, moral, dan etika dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal menghadapi masa depan.
“Jika hal itu diterapkan, maka akan membawa kalian menuju kesuksesan di masa mendatang,” tambahnya.
Selain memberikan pesan kepada para siswa, Heni Hendarto juga meminta para orang tua untuk terus mendukung pendidikan anak-anak mereka agar melanjutkan ke jenjang SMA, SMK, maupun Madrasah Aliyah.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga dalam membimbing dan mengarahkan anak.
Di akhir sambutannya, Heni Hendarto berpesan agar seluruh siswa mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar serta menjunjung tinggi kejujuran dalam kehidupan sehari-hari.
“Pesan saya, jadilah pribadi yang mampu menyebarkan manfaat. Sebab, sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain,” ungkapnya.
“Jadilah anak yang selalu bersih hatinya dan jujur dalam segalanya,” pungkasnya.
Reporter: Endi S
Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan
Sumber: analisapublik.id






