EDITORIALHeadline

Arus Lebaran 2026, Tol Gempol–Pandaan Dilintasi 299 Ribu Kendaraan, Naik 10,47 Persen

1482
×

Arus Lebaran 2026, Tol Gempol–Pandaan Dilintasi 299 Ribu Kendaraan, Naik 10,47 Persen

Sebarkan artikel ini

SURABAYA – analisapublik.id | Lonjakan arus kendaraan selama periode mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 tercatat signifikan di ruas Tol Gempol–Pandaan, Jawa Timur. PT Jasamarga Gempol Pandaan mencatat total 299.737 kendaraan melintas pada periode H-10 hingga H+4 Lebaran, meningkat 10,47 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 271.333 kendaraan.

Peningkatan volume kendaraan ini disampaikan oleh General Manager Operasi PT Jasamarga Gempol Pandaan, Muhammad Reza Pahlevi Guntur, di Surabaya, Jumat (27/3/2026). Ia menjelaskan, lonjakan mobilitas terjadi secara merata di sepanjang ruas tol, dengan konsentrasi tertinggi berada di Gerbang Tol Pandaan sebagai simpul utama pergerakan kendaraan.

“Terjadi peningkatan pergerakan kendaraan yang cukup tinggi terutama di Gerbang Tol Pandaan yang melayani kendaraan menuju maupun meninggalkan Pandaan,” ujarnya.

Secara rinci, data lalu lintas menunjukkan kendaraan masuk Gerbang Tol Pandaan mencapai 98.658 unit atau naik 12,57 persen dari kondisi normal 87.641 kendaraan. Sementara itu, kendaraan keluar tercatat 94.951 unit atau meningkat 9,61 persen dibandingkan 86.628 kendaraan pada kondisi normal.

Di sisi lain, Gerbang Tol Gempol mencatat kendaraan masuk sebanyak 56.266 unit atau meningkat 9,16 persen dari kondisi normal 51.545 kendaraan. Adapun kendaraan keluar mencapai 49.862 unit atau naik 9,54 persen dibandingkan 45.519 kendaraan.

Meski terjadi lonjakan signifikan, kondisi lalu lintas di ruas Tol Gempol–Pandaan tetap terjaga dan terkendali. Pengelola jalan tol menerapkan sejumlah strategi operasional, mulai dari rekayasa distribusi antrean di gerbang tol, hingga optimalisasi teknologi Mobile Reader (MR) guna mempercepat transaksi dan meminimalkan kepadatan.

Fenomena peningkatan mobilitas ini merupakan pola tahunan saat Lebaran, di mana ruas tol menjadi pilihan utama masyarakat untuk mempercepat perjalanan antarkota, khususnya di wilayah Jawa Timur yang memiliki konektivitas tinggi antarwilayah.

Sebagai langkah antisipatif, pihak Jasamarga Gempol Pandaan mengimbau pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan secara optimal. Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mencukupi saldo uang elektronik, serta mengisi bahan bakar sebelum memasuki ruas tol.

Selain itu, pengguna jalan juga diingatkan untuk tetap mematuhi rambu lalu lintas dan meningkatkan kewaspadaan, terutama di titik-titik pekerjaan jalan yang berpotensi memengaruhi kelancaran arus kendaraan.

Untuk memperoleh informasi terkini terkait kondisi lalu lintas, pengguna jalan tol Jasa Marga Group dapat mengakses layanan One Call Center 24 jam di nomor 133 maupun melalui aplikasi Travoy yang tersedia di perangkat iOS dan Android.

Lonjakan arus kendaraan pada Lebaran 2026 ini diantisipasi melalui kombinasi strategi manajemen lalu lintas yang terukur, optimalisasi teknologi, serta kesiapan operasional di lapangan sehingga arus kendaraan tetap berjalan lancar dan terkendali.

Dok: analisapublik.id
Reporter: Ibnu Aji Sesario
Editor: Respati

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.