DPU Bina Marga JatimEDITORIALHeadline

PPK 4.6 Tangani Dua Titik Kritis di Ruas Nasional Babat–Bojonegoro

236
×

PPK 4.6 Tangani Dua Titik Kritis di Ruas Nasional Babat–Bojonegoro

Sebarkan artikel ini

BOJONEGORO | analisapublik.id — Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.6 kembali melakukan penanganan pada ruas Jalan Nasional Babat–Bojonegoro. Pekerjaan difokuskan pada dua titik yang dinilai membutuhkan penanganan segera, yakni di Km 83 wilayah Sraturejo serta Km 86 Desa Ngemplak, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Kabiro Sidoarjo analisapublik.id, Ponco Drajat Santoso, bersama Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Provinsi Jawa Timur, Ida Bagus Made Artamana, S.T., M.T., saat koordinasi terkait kinerja PPK 4.6 Jawa Timur pada ruas Babat–Bojonegoro–Padangan hingga batas Kota Ngawi Tahun Anggaran 2025–2026. (Foto: Abahtindik/BBPJN Jawa Timur–Bali).

Kedua titik tersebut berada pada segmen Jalan Nasional Babat–Batas Kota Bojonegoro, tepatnya di sekitar Km 83+020. Penanganan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kemantapan jalan nasional sekaligus menekan potensi risiko kecelakaan lalu lintas di salah satu koridor transportasi utama di wilayah tersebut.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Provinsi Jawa Timur, Ida Bagus Made Artamana, menjelaskan bahwa pekerjaan dilakukan menggunakan metode Cold Milling Machine (CMM). Metode ini dipilih karena memungkinkan perbaikan lapisan perkerasan secara efektif tanpa harus menutup arus lalu lintas secara total.

“Dengan metode CMM, pekerjaan bisa dilakukan lebih cepat dan lalu lintas tetap berjalan, sehingga dampak terhadap pengguna jalan dapat diminimalkan,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan ini bertujuan memastikan kondisi jalan tetap aman dan nyaman dilalui, terutama mengingat tingginya volume kendaraan yang melintas di ruas Babat–Bojonegoro setiap harinya.

PPK 4.6 Jawa Timur sendiri memiliki tanggung jawab pemeliharaan ruas Babat–Bojonegoro–Padangan hingga batas Kota Ngawi. Pemantauan kondisi jalan dilakukan secara berkala agar penanganan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. Seluruh kegiatan tersebut masuk dalam program preservasi jalan nasional Tahun Anggaran 2025–2026.

Selain pekerjaan teknis, koordinasi lintas pihak juga terus diperkuat. Salah satunya melalui pertemuan antara Kabiro Sidoarjo analisapublik.id, Ponco Drajat Santoso, dengan jajaran Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Jawa Timur. Pertemuan tersebut membahas kinerja PPK 4.6 sekaligus memperkuat sinergi pemantauan publik terhadap pelaksanaan program jalan nasional.

Koordinasi berlangsung di Kantor Satker PJN Wilayah IV Provinsi Jawa Timur, Senin (2/2/2026), sebagai bagian dari upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan pekerjaan jalan nasional, khususnya di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya.

Reporter: Kiki Juanda

Editor: Rijen Senario

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.