HeadlinePemerintahan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Yakin Jatim Mampu Capai Net Zero Emission 2050

235
×

Gubernur Jawa Timur Khofifah Yakin Jatim Mampu Capai Net Zero Emission 2050

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, analisapublik.id – Target pencapaian Net Zero Emission (NZE) Indonesia secara nasional ditetapkan pada 2060. Namun, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai provinsi yang dipimpinnya punya potensi untuk mengakselerasinya hingga 2050. Syaratnya, seluruh elemen harus bergerak secara sinergis dan berkelanjutan.

Hal tersebut ditegaskan Gubernur Khofifah saat menghadiri kegiatan penanaman pohon di Bumi Perkemahan Glagah Arum, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jumat (12/12/2025).

Khofifah menekankan bahwa aksi konkret di tingkat lokal adalah fondasi mutlak untuk mewujudkan percepatan NZE.

“Jika seluruh elemen bersinergi dan menjalankan langkah nyata, percepatan target Net Zero Emission hingga 2050 dapat diwujudkan,” ujar Khofifah.

Menurutnya, percepatan NZE memerlukan lebih dari sekadar kebijakan, tetapi juga budaya kerja yang konsisten dan berkesinambungan di tengah masyarakat. Ia mengajak warga untuk menjadikan penanaman pohon sebagai rutinitas serta mengubah tradisi pemberian bunga papan duka atau selamat dengan tanaman hidup yang memberi manfaat jangka panjang bagi lingkungan.

“Hidup itu menghidupkan. Mari menanam dan menjaga daya dukung alam secara bersama-sama,” pesan Khofifah.

Peran Aktif Lumajang dan Keteladanan Daerah
Di sisi lain, Kabupaten Lumajang menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung agenda keberlanjutan lingkungan di Jawa Timur. Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyambut positif kegiatan tersebut dan menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat, sekolah, serta komunitas lokal.

Dengan karakter wilayah pegunungan dan kawasan rawan bencana, Lumajang dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung pengendalian perubahan iklim. Penanaman pohon yang dilakukan bersama masyarakat dipandang sebagai langkah nyata memperkuat ketahanan ekologis sekaligus memperluas ruang terbuka hijau.

“Setiap pohon yang ditanam merupakan kontribusi nyata masyarakat Lumajang untuk masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ujar Bupati Indah.

Ia menambahkan, gerakan ini menegaskan bahwa pencapaian NZE bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat, keteladanan pimpinan daerah, serta kolaborasi lintas sektor.

“Budaya penghijauan merupakan investasi jangka panjang. Setiap pohon yang tumbuh adalah napas baru bagi generasi mendatang dan bukti bahwa target NZE 2050 dapat dicapai,” pungkasnya.

(Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.