HeadlinePemerintahan

Kota Surabaya Kirim 2,2 Ton Beras dan Kebutuhan Bayi untuk Korban Bencana Sumatera

312
×

Kota Surabaya Kirim 2,2 Ton Beras dan Kebutuhan Bayi untuk Korban Bencana Sumatera

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, analisapublik.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat menunjukkan solidaritas kemanusiaan. Bantuan logistik tahap pertama diberangkatkan dari Posko Peduli Bencana Sumatera di Balai Kota Surabaya, Kamis (4/12/2025), menuju BPBD Provinsi Jawa Timur. Bantuan ini ditujukan bagi ribuan korban banjir dan longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang luluh lantak akibat bencana.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya, Irvan Widyanto, menjelaskan bahwa sejak posko dibuka pada 30 November hingga 3 Desember 2025, terkumpul dana donasi sebesar Rp194.901.239,00.

“Dana donasi tersebut telah kami belanjakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak di lokasi bencana, seperti beras, susu bayi dan balita, popok bayi serta popok dewasa, pembalut, perlengkapan ibadah, dan makanan siap saji,” ujar Irvan.

Seluruh bantuan disalurkan melalui BPBD Provinsi Jawa Timur dan selanjutnya diterbangkan ke wilayah terdampak di Pulau Sumatera menggunakan pesawat kargo gabungan. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, menyebut pengiriman kali ini adalah tahap awal. Bantuan difokuskan pada kebutuhan dasar yang vital, mengingat laporan lapangan menunjukkan kondisi yang sangat memprihatinkan.

Baca Juga:  Sikat Kabel Ilegal, Pemkot Surabaya Tertibkan Jaringan FO di Jalur Protokol

“Pada pengiriman tahap pertama ini, kami memberangkatkan bantuan berupa 2,2 ton beras, puluhan karton susu berbagai merek, sereal, popok bayi, pembalut wanita, mie instan dan pop mie, sarden, kornet, bubur instan, bubur bayi, serta perlengkapan ibadah seperti sarung dan mukena. Pakaian dalam bayi juga turut disertakan,” papar Linda.

Linda menegaskan, kebutuhan di daerah terdampak masih sangat besar seiring luasnya wilayah yang mengalami kerusakan. Ia bahkan menuturkan sejumlah kondisi memilukan yang terpantau, termasuk laporan adanya bayi yang terpaksa menggunakan plastik sebagai pengganti popok.

“Kondisinya sangat memprihatinkan. Banyak wilayah yang luluh lantak. Sekecil apa pun bantuan dari masyarakat Surabaya, itu sangat berarti bagi saudara-saudara kita di sana,” tegasnya.

Posko Donasi Tetap Dibuka
Personel BPBD Surabaya, Pratama, menambahkan bahwa bantuan yang terkumpul berasal dari antusiasme masif warga Kota Pahlawan yang datang langsung ke posko. Setelah diterima, barang dipilah dan dikelompokkan sebelum dikirimkan secara bertahap.

“Tahap pertama dikirim hari ini. Jika bantuan kembali terkumpul dalam jumlah memadai, akan segera kami kirimkan lagi,” jelas Pratama.

Baca Juga:  Efektif Tingkatkan Fokus Siswa, Pembatasan Gadget di Sekolah Surabaya Mulai Berbuah Manis

Masyarakat Surabaya yang ingin menyalurkan bantuan masih dapat datang langsung ke Posko Peduli Bencana Sumatera di Balai Kota Surabaya setiap hari pukul 08.00 hingga 21.00 WIB.

BPBD Surabaya mengimbau agar donasi berfokus pada:

  • Bahan makanan
  • Perlengkapan kesehatan dan sanitasi
  • Peralatan shelter (tenda, terpal, selimut, dan matras).

Untuk pakaian bayi, diutamakan barang baru dan layak pakai. Sementara air minum dalam kemasan untuk sementara belum dapat diterima karena pertimbangan beban logistik dalam pengiriman.

Melalui dukungan yang terus mengalir ini, Pemkot Surabaya berharap semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan dapat meringankan beban para korban bencana yang tengah berjuang untuk bangkit.

(Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.