Gaya HidupHeadlinePemerintahanPeristiwa

129 Pendaki Gunung Semeru Aman, Dievakuasi dari Ranu Kumbolo Pasca-Erupsi

320
×

129 Pendaki Gunung Semeru Aman, Dievakuasi dari Ranu Kumbolo Pasca-Erupsi

Sebarkan artikel ini

Malang, analisapublik.id -Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memastikan 129 pendaki serta tim pendukung yang berada di Ranu Kumbolo saat erupsi Gunung Semeru terjadi telah aman dievakuasi dan sedang bergerak menuju Ranupani, Kamis.

​”Totalnya 187 orang, termasuk 129 pendaki, saver, petugas TNBTS, porter, dan Pendamping Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST). Saat ini mereka sedang perjalanan menuju Ranupani,” kata Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha melalui siaran video.

​Rudijanta memastikan semua rombongan dalam kondisi aman. Mereka tidak terdampak erupsi yang terjadi pada Rabu, karena material erupsi bergerak ke arah selatan hingga tenggara, sementara posisi Ranu Kumbolo berada di sisi utara.

​Perjalanan dari Ranu Kumbolo menuju Ranupani diperkirakan memakan waktu normal sekitar 2,5 hingga 4 jam. Tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) sudah bersiaga di Ranupani untuk menunggu kedatangan rombongan.

​”Evakuasi terkendali dan dikoordinasi oleh petugas TNBTS bersama rekan-rekan dari saver, aman semuanya,” tambah Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama.

​Penutupan Jalur Pendakian

​Sebagai langkah mitigasi, Balai Besar TNBTS telah menutup jalur pendakian Gunung Semeru secara total.

​Penutupan ini tertuang dalam surat pemberitahuan Nomor: PG.17/T.8/TU/HMS.01.08/B/11/2025 dan mempertimbangkan rekomendasi zona berbahaya dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), yakni radius delapan kilometer dari puncak dan sektoral 20 kilometer ke arah selatan-tenggara.

​Penutupan jalur pendakian akan berlaku hingga kondisi di kawasan tersebut benar-benar dinyatakan aman untuk aktivitas pendakian. TNBTS juga mengimbau masyarakat agar menaati penetapan zona berbahaya yang dikeluarkan oleh PVMBG. ( wa/ar)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.