Nganjuk, Analisapublik.id – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto berziarah ke makam Marsinah bersama unsur pemerintah daerah dan organisasi pekerja untuk menghormati perjuangan tokoh buruh tersebut sekaligus memperkuat komunikasi mengenai perlindungan pekerja dalam kunjungan kerja di Jawa Timur, Sabtu 17 Oktober 2026.
Kapolri didampingi Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Inspektur Jenderal Polisi Dekananto Eko Purwono, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea.
Rombongan mengikuti doa bersama dan menaburkan bunga di pusara Marsinah sebagai penghormatan terhadap perjuangan tokoh buruh yang telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional tersebut.
Seusai berziarah, Kapolri mengunjungi Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolri meninjau dokumentasi sejarah perjuangan Marsinah serta sejumlah bagian museum yang menyimpan peninggalan tokoh buruh tersebut.
Kompleks Museum Ibu Marsinah sebelumnya diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 16 Mei 2026 sebagai sarana pelestarian sejarah dan edukasi mengenai perjuangan hak pekerja.
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengapresiasi kunjungan Kapolri sekaligus langkah kepolisian membentuk desk ketenagakerjaan di 35 polres yang tersebar pada 14 polda.
“Sangat mengapresiasi Pak Kapolri, Jenderal Suyudi. Dalam minggu-minggu pertama beliau menjabat telah membentuk Desk Ketenagakerjaan di 35 Polres di 14 Polda,” ujar Andi Gani sebagaimana diberitakan Liputan Nganjuk.
Andi Gani juga menyampaikan bahwa organisasi buruh dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia tidak merencanakan aksi demonstrasi pada 20 Oktober 2026.
“Dari Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia, kami tidak ada rencana aksi tanggal 20. Itu pasti,” tegasnya sebagaimana dikutip iFakta.
Sementara itu, Kepolisian Resor Nganjuk menyiagakan ratusan personel untuk mengamankan perjalanan rombongan serta aktivitas masyarakat di sekitar lokasi kunjungan.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyatakan pengamanan dilakukan melalui penempatan personel di jalur perjalanan dan sejumlah titik strategis.
“Kami menerjunkan ratusan personel untuk memastikan seluruh rangkaian kunjungan Kapolri berjalan aman dan lancar,” ujar Suria.
Kehadiran pimpinan kepolisian bersama pemerintah daerah dan organisasi pekerja menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara institusi negara dan kalangan buruh.
Meski pembentukan desk ketenagakerjaan telah mendapat apresiasi KSPSI, laporan mengenai kunjungan tersebut belum merinci keputusan baru ataupun target tindak lanjut khusus yang dihasilkan dari agenda di Nganjuk.
Informasi yang tersedia juga belum menjelaskan mekanisme evaluasi hasil kerja desk ketenagakerjaan maupun agenda lanjutan yang disepakati dalam kunjungan tersebut.
Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Kabupaten Nganjuk, Kapolri bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Surabaya.
Reporter: Bhayu Indarto
Redaktur: Aris Setyoadji




