Lumajang – analisapublik.id | UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Koordinator Wilayah Lumajang terus melakukan pemeliharaan rutin pada ruas-ruas jalan kabupaten untuk menjaga kondisi infrastruktur tetap prima. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah penanganan jalan berlubang di Jalan Brantas, tepatnya di STA 0+150, pada Selasa (30/6/2026).
Pemeliharaan tersebut menjadi bagian dari program “Ngapling” (Ngaspal Keliling), yakni kegiatan pemeliharaan jalan yang dilakukan secara terjadwal dengan menyasar titik-titik kerusakan di berbagai ruas jalan kabupaten. Program ini difokuskan pada penanganan dini agar kerusakan tidak berkembang menjadi lebih parah dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Jalan Brantas merupakan salah satu ruas jalan yang berada di kawasan perkotaan dengan mobilitas kendaraan yang cukup tinggi. Karena itu, kondisi perkerasan jalan yang tetap mantap menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Di lapangan, personel UPTD PJJ Korwil Lumajang melakukan penutupan titik-titik jalan yang berlubang menggunakan material coldmix yang dipadukan dengan lapis aspal cair. Setelah material diaplikasikan, setiap titik perbaikan dipadatkan secara bertahap sesuai prosedur teknis sehingga menghasilkan permukaan jalan yang rata dan siap dilalui kendaraan.
Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP), mulai dari persiapan lokasi, pembersihan area yang mengalami kerusakan, penghamparan material, hingga proses pemadatan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas hasil perbaikan serta memperpanjang umur layanan perkerasan jalan.
Berdasarkan pelaksanaan di lapangan, kegiatan ini merupakan bagian dari pemeliharaan berkala yang dilaksanakan secara mandiri oleh UPTD PJJ Korwil Lumajang. Penanganan dini dinilai lebih efektif karena mampu mencegah kerusakan meluas yang berpotensi membutuhkan biaya rehabilitasi lebih besar pada masa mendatang.
Selain menjaga kondisi fisik jalan, pemeliharaan rutin juga bertujuan meningkatkan kenyamanan masyarakat saat berkendara. Permukaan jalan yang lebih rata diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan akibat lubang maupun gelombang jalan, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang mendominasi lalu lintas di kawasan perkotaan.
UPTD PJJ Korwil Lumajang juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan dengan melaporkan apabila menemukan kerusakan pada ruas jalan kabupaten. Informasi dari masyarakat menjadi salah satu dasar dalam menentukan prioritas penanganan sehingga perbaikan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.
Melalui program Ngapling (Ngaspal Keliling), Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui UPTD PJJ Korwil Lumajang berupaya memastikan kondisi jalan kabupaten tetap berada dalam tingkat kemantapan yang baik. Pemeliharaan yang dilakukan secara berkesinambungan diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, memperlancar aktivitas ekonomi, serta menciptakan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
Editor: Respati
Sumber: DPU Bina Marga Provinsi Jawa Timur






