EkbisGaya HidupHeadlinePemerintahan

Terminal Madiun Perketat Tes Urine dan Kesehatan Sopir Jelang Nataru 2025/2026

198
×

Terminal Madiun Perketat Tes Urine dan Kesehatan Sopir Jelang Nataru 2025/2026

Sebarkan artikel ini

Madiun, analisapublik.id -Terminal Tipe A Purboyo Madiun, Jawa Timur, melakukan langkah antisipatif dengan menggelar tes urine (narkoba) dan cek kesehatan bagi para kru bus serta komunitas terminal lainnya, seperti sopir taksi dan ojek. Langkah ini dilakukan menjelang masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

​Kepala Terminal Purboyo Madiun, Ali Imron, menyatakan bahwa pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama puncak mobilitas Nataru. Pemeriksaan kesehatan insidental ini merupakan kolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Madiun, dan difokuskan pada kru bus agar benar-benar fit saat bertugas.

​Selain pemeriksaan insidental, Terminal Purboyo juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis setiap hari di Gedung B selama masa angkutan Nataru. Layanan harian ini mencakup cek tekanan darah, asam urat, kolesterol, trigliserida, dan gula darah.

​Mengingat jumlah armada yang beroperasi bisa mencapai 800 unit saat libur panjang (terutama rute Surabaya dan Yogyakarta), pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba bagi sopir menjadi prioritas. Meskipun tidak semua dari 700-an sopir bisa diperiksa secara menyeluruh, tes urine dilakukan untuk ratusan pengemudi sampel.

​Terminal juga telah melaksanakan ramp check bersama Ditlantas Polda Jatim dan Satlantas Polres Madiun Kota, khususnya untuk armada tambahan yang akan beroperasi saat arus balik (diperkirakan puncaknya pada 4 Januari 2026). Hal ini untuk memastikan semua armada memenuhi syarat teknis dan administrasi.

​Dinkes Kota Madiun, melalui drg. Priyo Raharjo, menambahkan bahwa pemeriksaan ini penting karena kondisi kesehatan sopir sangat memengaruhi keselamatan perjalanan. Dari uji sampel yang dilakukan, seluruh sopir yang diperiksa dipastikan negatif narkoba. Beberapa temuan tekanan darah tinggi dicatat namun masih dalam batas normal, dan sopir diminta untuk beristirahat sebelum mengemudi.( wa/an)