HeadlinePemerintahan

RSUD dr.Iskak Tulungagung Sediakan Layanan Rehabilitasi Pecandu Narkoba

750
×

RSUD dr.Iskak Tulungagung Sediakan Layanan Rehabilitasi Pecandu Narkoba

Sebarkan artikel ini

Analisapublik.id – Pecandu Narkoba Adiksi atau ketergantungan terhadap Narkoba adalah masalah besar yang melanda Indonesia.

Adiksi adalah penyakit yang bersifat kronis dan menyebabkan kekambuhan.

Selain menyerang fisik, adiksi juga menyerang mental, emosional dan spiritual pencandu.

Tubuh pecandu sudah mengalami toleransi terhadap efek dari zat-zat adiktif sehingga menyebabkan ketergantungan.

Pecandu juga bisa melakukan tindakan kriminal karena otak dan tubuhnya sudah sangat bergantung pada zat-zat adiktif.

Kepala Instalasi Rehabilitasi Napza RSUD dr. Iskak Tulungagung, Ns. Bambang Sunaryo, S. Kep., M.M. mengatakan, jalan menuju kecanduan berbeda-beda pada tiap orang. “Segera mencari pertolongan, terutama jika telah mencapai tahap di mana tidak dapat berhenti menggunakan narkoba,” terangnya.

Tahapan pecandu narkoba sendiri meliputi tiga fase berikut:

Pengguna (User)

Ditandai dengan pemakaian sekali-sekali, coba-coba, tanpa menimbulkan masalah berarti. Semua aspek kehidupan masih normal.

Penyalahguna (Abuse)

Ditandai dengan pemakaian yang agak bermasalah, menggunakan napza rutin dan sebagian aspek kehidupannya mulai / sangat terganggu.

Pada fase abuse ini, terkadang si penyalahguna dapat mengendalikan drugs, tetapi tidak ada yang bisa mengetahui dengan baik.

Pecandu (Addict)

Ditandai dengan penggunaan yang bermasalah. Penggunaan sangat rutin hingga setiap hari. Segala aspek kehidupan rusak, seolah-olah mereka hidup untuk drugs dan drugs untuk hidup.

Agar tidak terjerumus dalam lingkaran setan pecandu narkoba, kita dapat melakukan pencegahan dari diri sendiri maupun peranan orang tua. Peranan diri sendiri meliputi:

Mendekatkan diri dengan Tuhan,

Melakukan kegiatan positif,

Bergaul dengan selektif dan kenali lingkungan dengan benar,

Pendirian yang teguh,

Kenali dengan benar informasi tentang napza,

Peranan dari orang tua, meliputi:

Menciptakan keluarga yang harmonis,

Menanamkan rasa tanggung jawab dan percaya diri,

Menciptakan komunikasi secara terbuka dan harmonis,

Menyalurkan hobi dan bakatnya secara positif,

Memperlakukan anak secara adil.

Untuk membantu pemulihan tersebut, RSUD dr. Iskak Tulungagung menyediakan layanan rehabilitasi napza dengan kondisi pecandu narkotika, psikotropika dan zat adiktif.

“Dalam melakukan masa pemulihan, pasien dapat menikmati berbagai fasilitas. Mulai ruang indoor dan outdoor untuk terapi hiburan, olahraga, menanam dan memasak. Terdapat pula musala kecil untuk kegiatan beribadah,” ucap Bambang.

Di sana mereka akan menjalani program rehabilitasi selama beberapa waktu,” terangnya.

Rata-rata penyembuhan ketergantungan narkoba berlangsung hingga tiga bulan. Dalam kurun waktu itu mereka menjalani rutinitas terukur mulai pagi hingga malam hari,” pungkasnya. ( Endi S )

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.