EDITORIALHeadlineOpini

Rp18,3 Miliar Disiapkan untuk Penggantian Jembatan Kesambi di Lamongan, Pelaksanaan Ditarget Rampung Akhir 2026

2374
×

Rp18,3 Miliar Disiapkan untuk Penggantian Jembatan Kesambi di Lamongan, Pelaksanaan Ditarget Rampung Akhir 2026

Sebarkan artikel ini

LAMONGAN – analisapublik.id |  Kementerian Pekerjaan Umum melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Provinsi Jawa Timur menyiapkan anggaran sebesar Rp18,375 miliar untuk proyek Penggantian Jembatan Kesambi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Proyek tersebut ditargetkan mulai dikerjakan pada Februari 2026 dan rampung sebelum akhir tahun anggaran.

Berdasarkan data pengadaan pemerintah dengan Kode RUP 64647965, proyek ini masuk dalam Tahun Anggaran 2026 dan menjadi bagian dari program pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan nasional di wilayah Jawa Timur.

Paket pekerjaan berada di bawah kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum melalui satuan kerja 693901/Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Provinsi Jawa Timur. Lokasi proyek berada di Kabupaten Lamongan dengan volume pekerjaan sepanjang 22,6 meter.

Dalam dokumen pengadaan disebutkan, pekerjaan yang akan dilaksanakan berupa penggantian struktur Jembatan Kesambi dengan spesifikasi teknis yang mengacu pada Kerangka Acuan Kerja (KAK). Seluruh pembiayaan proyek bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026.

Proses pengadaan masuk dalam kategori pekerjaan konstruksi dengan metode pemilihan penyedia melalui mekanisme E-Purchasing. Jadwal pemilihan penyedia direncanakan berlangsung mulai Januari hingga Februari 2026.

Sementara itu, masa pelaksanaan kontrak ditetapkan mulai Februari hingga Desember 2026. Dengan durasi tersebut, pemerintah menargetkan pekerjaan penggantian jembatan dapat diselesaikan sebelum tutup tahun anggaran 2026.

Keberadaan Jembatan Kesambi dinilai strategis karena menjadi salah satu penunjang konektivitas transportasi di wilayah Lamongan dan sekitarnya. Penggantian jembatan dilakukan untuk meningkatkan keamanan struktur, memperkuat kapasitas layanan jalan, serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Selain itu, proyek ini juga mengutamakan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) sebagai bagian dari upaya mendorong industri nasional. Namun, dalam dokumen pengadaan disebutkan paket pekerjaan tersebut tidak diperuntukkan bagi usaha kecil maupun koperasi.

Pada aspek pengadaan berkelanjutan atau Sustainable Public Procurement (SPP), komponen ekonomi, sosial, dan lingkungan belum dicantumkan dalam paket pekerjaan tersebut.

Paket Penggantian Jembatan Kesambi sendiri diumumkan melalui sistem informasi pengadaan pemerintah pada 28 Januari 2026 pukul 21.32 WIB.

Editor: H Muhajir Wahyu Ramadhan
Sumber: Analisapublik.id

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.