Infrastruktur

Revitalisasi Stasiun Banyuwangi Kota Tahap 2 Telah Rampung

7
×

Revitalisasi Stasiun Banyuwangi Kota Tahap 2 Telah Rampung

Sebarkan artikel ini
Penataan Stasiun Banyuwangi Kota Tahap 2 18 September 2026 (Dok : KAI)

BANYUWANGI, analisapublik.id – KAI Properti menyelesaikan pekerjaan Penataan Stasiun Banyuwangi Kota Tahap 2 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas fasilitas perkeretaapian dan mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang.

Stasiun Banyuwangi Kota merupakan fasilitas penting dalam konektivitas perjalanan masyarakat Kabupaten Banyuwangi. Stasiun yang sebelumnya bernama Stasiun Karangasem tersebut berganti nama menjadi Stasiun Banyuwangi Kota pada 2019, sejalan dengan keberadaannya di kawasan perkotaan Banyuwangi.

Berdasarkan data KAI, total pergerakan pelanggan selama Semester I 2026 mencapai 505.851 orang, meningkat sekitar 6,44 persen dibandingkan periode sama 2025 sebanyak 475.259 pelanggan. Pada Semester I 2026, sebanyak 250.039 pelanggan berangkat dan 255.812 pelanggan tiba. Pada Semester I 2025, pelanggan berangkat tercatat 234.930 orang dan pelanggan tiba 240.329 orang.

Manager Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika, mengatakan peningkatan kualitas fasilitas merupakan bagian dari komitmen perusahaan mengelola aset perkeretaapian agar memberi manfaat bagi perusahaan dan masyarakat.

“Penataan Stasiun Banyuwangi Kota Tahap 2 merupakan bagian dari upaya KAI Properti dalam meningkatkan kualitas aset agar dapat mendukung kebutuhan perjalanan yang terus berkembang. Melalui pekerjaan ini, kami menghadirkan fasilitas yang lebih tertata, nyaman, dan siap menunjang aktivitas pelanggan,” ujar Bramantya.

Pekerjaan berlangsung sekitar 8,5 bulan, mencakup struktur bangunan, area overcapping, arsitektur, hingga sistem utilitas pendukung. KAI Properti juga meninggikan peron 1 dan 2 dari sekitar 40 sentimeter dari kop rel menjadi sekitar 100 sentimeter.

Penataan turut mencakup passenger crossing dan elemen pendukung lainnya untuk menciptakan ruang pelayanan yang lebih tertata dan representatif.
Melalui pekerjaan tersebut, kualitas ruang, tampilan bangunan, serta kesiapan fasilitas pendukung perjalanan meningkat. Penataan diharapkan menunjang pelayanan seiring bertambahnya aktivitas perjalanan.

KAI Properti menyatakan pengembangan aset perkeretaapian akan terus dilakukan melalui pekerjaan konstruksi dan peningkatan fasilitas dengan memperhatikan fungsi, kenyamanan pengguna, serta keberlanjutan pengelolaan aset secara konsisten.

“KAI Properti akan terus menghadirkan pengelolaan aset yang berkualitas melalui pembangunan dan penataan fasilitas yang mengutamakan fungsi, kenyamanan, serta keberlanjutan,” tutur Bramantya.

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.