TANGERANG, analisapublik.id – PT Marga Trans Nusantara (MTN) melakukan pemeliharaan perkerasan di sejumlah titik Ruas Tol Kunciran-Serpong. Pekerjaan dilaksanakan secara bertahap mulai September hingga Oktober 2026 untuk menjaga kualitas jalan tol sekaligus mendukung keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Direktur PT Marga Trans Nusantara, Dony Ikhwan, mengatakan pekerjaan pemeliharaan mencakup Scrapping, Filling, Overlay (SFO) serta rekonstruksi perkerasan.
“Dalam rangka menjaga kualitas perkerasan jalan tol serta mendukung keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, PT MTN akan melaksanakan pekerjaan pemeliharaan perkerasan di sejumlah titik pada Ruas Tol Kunciran-Serpong,” kata Dony, Kamis, 17 September 2026.
Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tahapan pekerjaan serta kondisi lalu lintas di lapangan. Pengaturan tersebut dilakukan agar proses pemeliharaan dapat berjalan tanpa mengabaikan kelancaran arus kendaraan yang melintas.
Selama pekerjaan berlangsung, pengguna jalan berpotensi mengalami gangguan perjalanan dan perlambatan di sekitar lokasi pekerjaan. Pengaturan lalu lintas akan dilakukan menyesuaikan kondisi lapangan dan tahapan pekerjaan guna mendukung kelancaran arus kendaraan.
PT MTN mengimbau pengguna jalan yang melintas di Ruas Tol Kunciran-Serpong meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika memasuki area pekerjaan. Pengendara diminta mengurangi kecepatan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas, serta menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya.
Selain itu, pengguna jalan diimbau mengatur waktu perjalanan dan mengantisipasi potensi perlambatan selama pekerjaan berlangsung. Langkah tersebut penting agar perjalanan tetap dapat direncanakan dengan baik, terutama pada waktu lalu lintas padat.
Pemeliharaan perkerasan menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi ruas tol tetap sesuai standar pelayanan. Penanganan bertahap juga dilakukan agar titik-titik yang membutuhkan perbaikan dapat ditangani secara terukur hingga Oktober 2026.
PT MTN meminta pengguna jalan tetap memperhatikan kondisi sekitar selama melintas di area pekerjaan dan mengikuti setiap pengaturan yang diberlakukan petugas di lapangan. Petugas akan tetap bersiaga membantu pengaturan arus selama pekerjaan berlangsung.






