JAKARTA – analisapublik.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam membangun institusi yang modern, profesional, dan inklusif melalui penguatan program Rekrutmen Proaktif Penyandang Disabilitas. Kebijakan tersebut memberikan kesempatan yang setara bagi warga negara penyandang disabilitas untuk mengabdi kepada bangsa sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi.
Program tersebut disampaikan di Jakarta pada Kamis (25/6), sebagai bagian dari upaya Polri mewujudkan sistem rekrutmen yang mengedepankan prinsip kesetaraan, keadilan, dan tanpa diskriminasi.
Rekrutmen Proaktif Penyandang Disabilitas membuka peluang bagi peserta dengan kategori disabilitas fisik tertentu untuk mengikuti seleksi melalui beberapa jalur penerimaan, yakni Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS), Bintara, maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polri.
Kebijakan tersebut didasarkan pada landasan hukum yang kuat sehingga memberikan kepastian bagi penyandang disabilitas untuk memperoleh hak yang sama dalam mengikuti proses seleksi menjadi bagian dari institusi kepolisian.
Dalam pelaksanaannya, Polri memastikan seluruh tahapan seleksi tetap mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, dan keadilan. Setiap peserta akan dinilai berdasarkan kompetensi, kemampuan, serta kesesuaian dengan kebutuhan organisasi tanpa mengurangi standar profesionalisme yang berlaku.
Adapun personel penyandang disabilitas yang dinyatakan lulus nantinya akan ditempatkan pada bidang-bidang yang sesuai dengan kemampuan dan keahliannya. Penugasan difokuskan pada sektor administrasi, teknologi informasi, pelayanan publik, analisis, hingga bidang kesehatan yang dinilai dapat mengoptimalkan kontribusi mereka terhadap pelaksanaan tugas kepolisian.
Melalui kebijakan ini, Polri berharap semakin banyak penyandang disabilitas yang memiliki kompetensi dapat berpartisipasi aktif dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat transformasi institusi menuju organisasi yang adaptif, profesional, serta menjunjung tinggi nilai-nilai inklusivitas.
Editor: Respati
Sumber: Divisi Humas Polri






