SURABAYA, analisapublik.id – Polda Jawa Timur terus memperkuat kemitraan dan komunikasi dengan media massa untuk membangun keterbukaan informasi publik yang sehat, profesional, dan bertanggung jawab.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Ngopi Bareng yang digelar Bidang Humas Polda Jatim bersama para awak media di Surabaya, Rabu (26/8/2026). Pertemuan berlangsung dalam suasana santai sekaligus menjadi ruang dialog antara Kepolisian dan jurnalis.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, komunikasi antara Kepolisian dan media tidak seharusnya hanya terjalin ketika terjadi suatu peristiwa atau saat membutuhkan konfirmasi.
Menurut dia, komunikasi yang berkesinambungan diperlukan untuk membangun saling pengertian terhadap tugas dan tanggung jawab masing-masing.
“Kami berharap komunikasi tidak hanya terjadi ketika ada peristiwa atau membutuhkan konfirmasi, tetapi dapat terus terjalin dengan baik,” ujar Abast.
Ia mengakui terdapat perbedaan karakteristik kerja antara media dan Kepolisian. Media membutuhkan kecepatan informasi untuk memenuhi tenggat pemberitaan, sementara Kepolisian harus memastikan data yang disampaikan telah melalui proses pengecekan dan verifikasi.
Karena itu, kata Abast, belum lengkapnya jawaban saat media melakukan konfirmasi bukan berarti Kepolisian menutup akses informasi. Sejumlah informasi terkadang masih harus dipastikan kebenarannya atau belum dapat disampaikan karena berkaitan dengan proses penyelidikan maupun penyidikan.
Abast menegaskan, Kepolisian tetap terbuka terhadap kritik media sepanjang disampaikan secara objektif, faktual, dan konstruktif.
“Kritik yang objektif, faktual, dan konstruktif justru kami perlukan sebagai bagian dari evaluasi untuk memperbaiki pelayanan dan kinerja Kepolisian kepada masyarakat,” katanya.
Menurutnya, kemitraan dengan media harus tetap menjaga profesionalisme dan independensi masing-masing pihak. Perbedaan perspektif dinilai wajar selama komunikasi tetap terpelihara.
Kegiatan tersebut ditutup dengan dialog dua arah untuk menampung masukan, saran, dan aspirasi wartawan. Polda Jatim berharap komunikasi yang sehat dengan media dapat mendukung pemenuhan hak masyarakat memperoleh informasi yang benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Perkuat Komunikasi dan Keterbukaan Ngopi Bareng Awak Media Dan Polda Jatim
Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum.
Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.












