HeadlinePemerintahan

Peringati Hari Pahlawan, Ribuan Bonek Gelar Dzikir Bersama, Wali Kota Surabaya Puji Kedewasaan Suporter

×

Peringati Hari Pahlawan, Ribuan Bonek Gelar Dzikir Bersama, Wali Kota Surabaya Puji Kedewasaan Suporter

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, analisapublik.id – Ribuan suporter sepak bola Kota Surabaya, yang dikenal sebagai Bonek dan Bonita, menggelar kegiatan dzikir bersama di Surabaya Expo Centre (SBEC), Sabtu (8/11/2025) malam. Acara yang bertajuk “Bonek Berdzikir” ini merupakan bagian dari peringatan Hari Pahlawan.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, turut hadir bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengenang jasa pahlawan, tetapi juga mempererat persaudaraan antar suporter dan menanamkan kecintaan pada sejarah Kota Pahlawan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Eri Cahyadi mengapresiasi kehadiran ribuan suporter. Ia menekankan bahwa peringatan Hari Pahlawan tidak cukup hanya dengan berdzikir, tetapi harus diiringi dengan menanamkan semangat juang para pahlawan.

Eri lantas menyinggung peran tokoh agama dalam pertempuran 10 November 1945.

“Kalau kita ingat ketika merebut kemerdekaan, seluruh pemuda, seluruh warga bertempur mendorong pasukan sekutu dan menewaskan Mallaby, itu semua tidak terlepas dari doanya para Habaib dan Kyai. Insyaallah ketika kita diiringi dengan berdzikir seperti ini, tidak akan ada perang melawan bangsa sendiri, maka Surabaya akan menjadi luar biasa,” kata Cak Eri.

Ia juga mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk mendoakan para tokoh agama, serta mendoakan kejayaan tim Persebaya dan kemajuan Kota Surabaya ke depannya.

Momen dzikir bersama ini menjadi penegasan citra baru Bonek sebagai suporter yang dewasa dan religius. Wali Kota Eri secara terbuka memuji perubahan tersebut.

“Matur nuwun (terima kasih) kepada Bonek dan Bonita sudah memberikan contoh yang luar biasa. Hari ini, Bonek bisa menunjukkan kedewasaannya dan menjadi contoh yang luar biasa,” ucapnya.

Wali Kota berharap persaudaraan dan kedewasaan ini tidak hanya terbatas pada Bonek dan Bonita, tetapi juga dapat menginspirasi suporter di daerah lain.

“Semoga persaudaraan ini tidak hanya (dilakukan) Bonek-Bonita, akan tetapi ada suporter lainnya yang hadir memberikan contoh persaudaraan. Bahwa Surabaya, Indonesia NKRI harga mati,” pungkasnya.

Kegiatan ini secara simbolis merefleksikan upaya Pemkot Surabaya menyinergikan semangat kepahlawanan, nilai-nilai religius, dan budaya olahraga dalam membangun karakter masyarakat kota.

(Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.