analisapublik.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan 300 drum aspal kepada Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Bantuan ini diharapkan guna mempercepat perbaikan infrastruktur jalan diberbagai wilayah mulai jalan Kabupaten hingga jalan Desa. Pada Selasa (26/08/2025) Sore.
Hadir langsung Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Jajaran Forkopimda serta Sekda Tulungagung Tri Hariadi yang menyaksikan penyerahan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya mengatakan, banyak jalan-jalan di Desa, Dusun, Kecamatan hingga kabupaten yang memang harus segera diperbaiki, namun kita semua punya keterbatasan, karena itu, kita lakukan sistem sharing, Kabupaten Tulungagung menyiapkan tenaga kerja, batu, pasir, dan semen, sementara Pemprov Jatim menyediakan aspal, kali ini sebanyak 300 drum,”terangnya.
Gubernur Khofifah juga menegaskan, pola kolaborasi ini bukan hanya dilakukan di Tulungagung, tetapi juga di sejumlah Daerah lain di Jawa Timur, Ia mencontohkan Pacitan dan Bangkalan yang sudah lebih dulu menerima bantuan serupa. “Sesuai kebutuhan Daerah masing-masing, bukan asal ada barang lalu disalurkan. Kita koordinasikan dulu, lalu kita penuhi,”ungkapnya.
Satu drum aspal diperkirakan bernilai Rp1,5 juta, dengan total 300 drum, nilainya mencapai Rp450 juta. Anggaran itu diharapkan bisa mendukung perbaikan jalan di berbagai titik di Kabupaten Tulungagung yang menjadi keluhan masyarakat,” ucapnya.
Gubernur Khofifah juga mengatakan, pentingnya gotong royong dalam pembangunan infrastruktur, juga menyebutkan bahwa ini adalah ikhtiar percepatan agar masyarakat bisa merasakan jalan yang lebih baik, dengan kolaborasi dan sharing, pekerjaan besar bisa lebih cepat dituntaskan,” tambahnya.
“Gubernur Khofifah, ingin memastikan pembangunan infrastruktur di Jawa Timur tidak berhenti hanya pada janji, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Bantuan aspal untuk Tulungagung menjadi bagian dari warisan pembangunan yang berkelanjutan, jalan-jalan Desa yang mulus bukan sekadar akses transportasi, tetapi juga urat nadi ekonomi rakyat,” imbuhnya.
“Kalau jalan sudah bagus, akses Pendidikan, Kesehatan, hingga Perdagangan akan lebih mudah, roda Perekonomian semakin sejahtera,” pungkasnya. ( Endi S )




