Ekbis

Pemkab Banyuwangi Salurkan Bantuan Mesin Kapal dan Alat Tangkap untuk Nelayan

40
×

Pemkab Banyuwangi Salurkan Bantuan Mesin Kapal dan Alat Tangkap untuk Nelayan

Sebarkan artikel ini

BANYUWANGI, analisapublik.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi kembali menyalurkan bantuan sarana prasarana perikanan guna menggenjot produktivitas masyarakat pesisir. Bantuan berupa mesin kapal hingga alat keselamatan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di Pantai Indah Kedunen, Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari, Jumat (6/2/2026).

Dalam sambutannya, Ipuk berharap bantuan ini menjadi stimulus bagi nelayan untuk menjangkau area tangkapan yang lebih luas. “Semoga bantuan ini bisa meningkatkan pendapatan bapak-bapak nelayan. Dengan mesin baru, mencari ikan bisa lebih jauh, lebih cepat, dan lebih mudah,” ujar Ipuk.

Tak sekadar memberi bantuan alat, Bupati Ipuk juga mendorong para nelayan mulai melirik sektor hilirisasi. Ia meminta nelayan tidak lagi bergantung pada penjualan ikan segar saja, melainkan mulai mengolah hasil tangkapan menjadi produk bernilai tambah seperti abon atau kerupuk ikan.

Langkah ini, menurut Ipuk, sejalan dengan instruksi Presiden untuk memperkuat hilirisasi ekonomi maritim di tingkat lokal. “Jadi saat cuaca tidak mendukung untuk melaut, nelayan tetap bisa memiliki penghasilan dari produk olahan,” tutur Ipuk.

Sebagai tindak lanjut, Ipuk menginstruksikan Dinas Perikanan Banyuwangi untuk memberikan pendampingan dan pelatihan bagi keluarga nelayan terkait keterampilan pengolahan hasil laut serta manajemen usaha kecil.

Total bantuan yang dikucurkan kali ini meliputi:

  • 12 unit mesin kapal berbahan bakar bensin untuk empat kelompok nelayan di wilayah Blimbingsari, Banyuwangi, dan Wongsorejo.

  • 10 unit jaring tangkap.

  • 50 unit baju pelampung bagi tujuh Kelompok Usaha Bersama (KUB).

Ipuk menekankan bahwa pemberian baju pelampung merupakan respons atas aspirasi nelayan tradisional. Selain aspek ekonomi, faktor keselamatan kerja menjadi prioritas pemerintah daerah mengingat risiko tinggi di laut.

“Beberapa nelayan memang meminta dukungan untuk jaket pelampung. Ini sangat penting, terutama bagi mereka yang masih menggunakan perahu tanpa mesin,” tambahnya.

Salah satu penerima manfaat, Misno dari Pokmaswas Benteng Samudera, mengaku terbantu dengan adanya pembaruan mesin ini. Selama ini, operasional mereka kerap terkendala karena kondisi mesin yang sudah tidak laik.

“Alhamdulillah, mesin kapal akan kami gunakan bergiliran karena sebagian mesin kami sudah rusak. Bantuan lainnya juga pasti kami manfaatkan sebaik-baiknya,” ungkap Misno.

Melalui program ini, Pemkab Banyuwangi menargetkan sektor perikanan tangkap tidak hanya menjadi tumpuan hidup, tetapi juga menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

(Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.