ANALISA PUBLIK.id ! Tulungagung – Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) Desa Kates Kecamatan Kauman, diawali dengan pembersihan Drainase/Saluran Air. Pada Sabtu (27/12/2025).
Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, agar setiap Desa memaksimalkan sumber daya alam pertanian dengan menjalankan program Padat Karya Tunai Desa (PKTD)
Suyanto Selaku Kepala Desa Kates menjelaskan, Padat Karya Tunai Desa adalah kegiatan pemberdayaan masyarakat Desa, khususnya yang miskin dan marginal, yang bersifat produktif dengan mengutamakan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja, dan teknologi lokal untuk memberikan tambahan upah/pendapatan, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Suyanto juga mengatakan, Padat Karya Tunai Desa dalam pelaksanaan Dana Desa diharapkan dapat menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
“Dengan memberikan honorarium (upah) langsung tunai kepada tenaga kerja yang terlibat, baik secara harian maupun mingguan, sehingga dapat memperkuat daya beli masyarakat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.
Suyanto menambahkan, kriteria keterlibatan warga Desa dalam program PKTD yaitu pengangguran, keluarga miskin, dan warga marginal lainnya, termasuk juga perempuan kepala keluarga.
Dengan adanya program Padat Karya Tunai Desa, yang diawali dengan pembersihan saluran irigasi ini, produktivitas hasil pertanian semakin meningkat serta menjaga ketahanan pangan di Desa,” pungkasnya. ( Endi S )






