EDITORIALEkbis

Pekerjaan Rigid Pavement JLU Probolinggo Dimulai 18 Juni, Pengalihan Arus Berlaku Hingga Agustus 2026

1235
×

Pekerjaan Rigid Pavement JLU Probolinggo Dimulai 18 Juni, Pengalihan Arus Berlaku Hingga Agustus 2026

Sebarkan artikel ini

Probolinggo – analisapublik.id | Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.5 Provinsi Jawa Timur akan melaksanakan pekerjaan rigid pavement atau perkerasan beton pada Ruas Jalan Lingkar Utara (JLU) Probolinggo sepanjang 1,77 kilometer. Pekerjaan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 18 Juni hingga 21 Agustus 2026 dengan pemberlakuan manajemen dan pengalihan arus lalu lintas secara bertahap.

Pelaksanaan pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan kemantapan infrastruktur jalan nasional di wilayah Kota Probolinggo. Selain memperpanjang usia layanan jalan, perbaikan tersebut juga bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

BBPJN Jawa Timur–Bali menyatakan bahwa selama proses pekerjaan berlangsung akan diterapkan rekayasa lalu lintas untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus mendukung keselamatan para pengguna jalan maupun pekerja di lapangan.

Pengalihan arus akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan pekerjaan di lokasi. Oleh karena itu, masyarakat yang melintas di kawasan Jalan Lingkar Utara Probolinggo diminta untuk memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang serta mengikuti petunjuk petugas di lapangan.

Selain itu, pengguna jalan juga diimbau mengatur waktu perjalanan lebih awal guna menghindari potensi kepadatan lalu lintas selama masa pelaksanaan proyek berlangsung. Langkah tersebut dinilai penting agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar meskipun terdapat pekerjaan konstruksi di ruas jalan tersebut.

Pekerjaan rigid pavement pada JLU Probolinggo diharapkan mampu meningkatkan kualitas jalan secara signifikan sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas orang dan barang dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan efisien.

BBPJN Jawa Timur–Bali turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung. Dukungan dan pengertian masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menyukseskan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di wilayah Jawa Timur.

Editor: Respati
Sumber: BBPJN Jawa Timur – Bali

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.