HeadlinePemerintahan

Lumajang Kirim 40 Santri Terbaik ke Jambore Pramuka Muslim Internasional

371
×

Lumajang Kirim 40 Santri Terbaik ke Jambore Pramuka Muslim Internasional

Sebarkan artikel ini

Lumajang, analisapublik – Kabupaten Lumajang menorehkan sejarah baru dengan mengirimkan 40 santri terbaiknya untuk mengikuti World Muslim Scout Jamboree 2025. Ajang pramuka muslim internasional pertama ini akan digelar di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, mulai 9–14 September 2025.

Kontingen Lumajang terdiri dari 20 santri putra dan 20 santri putri yang berasal dari Pondok Pesantren Tahfidzul ‘An Bahrusysyifa’ dan Pondok Pesantren Darul Muhajirin. Mereka akan mengikuti jambore yang bertema “We Are Muslim Civilized, United and Peaceful” sekaligus memperingati 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.

Para santri ini diharapkan tidak hanya membawa nama baik daerah, tetapi juga menjadi duta persaudaraan dan perdamaian dunia Islam.

“Kesempatan ini sangat luar biasa. Adik-adik harus membuka diri, mencari teman sebanyak mungkin, dan berinteraksi dengan peserta dari berbagai negara agar mendapat pengalaman serta pengetahuan global. Jadilah generasi muslim yang terbuka dan berperadaban,” pesan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, di Pendopo Arya Wiraraja, Senin (1/9/2025).

Santri Siap Bersaing di Kancah Global
Indah menegaskan bahwa pendidikan kepramukaan penting untuk pembentukan karakter. Dukungan orang tua, guru, dan kepala sekolah dinilainya menjadi faktor penentu keberhasilan generasi muda.

Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menambahkan partisipasi Lumajang menunjukkan bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan generasi unggul yang tidak kalah dalam persaingan global.

“Pesantren bukan hanya membentuk akhlak, tapi juga menyiapkan anak-anak kita menjadi pemimpin masa depan. Saya berpesan kepada pembina untuk menjaga kesehatan dan keselamatan peserta sepanjang kegiatan,” ujarnya.

Semangat besar juga ditunjukkan oleh para santri. Salah satunya, Aimatul Khoiriyah, mengaku bangga bisa terpilih mewakili Lumajang.

“Saya senang sekali bisa ikut jambore ini. Semoga kami bisa membawa nama baik Lumajang sekaligus belajar banyak dari pramuka muslim mancanegara,” ungkapnya.

Melalui ajang internasional ini, Pemkab Lumajang berharap kontingen tidak hanya meraih prestasi, tetapi juga membawa misi memperkenalkan Lumajang ke dunia serta memperkuat identitas bangsa sebagai bagian dari komunitas global yang damai, bersatu, dan berperadaban.

(Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.