Lumajang, analisapublik.id – Kabupaten Lumajang kembali meneguhkan posisinya sebagai daerah yang serius mendorong pendidikan berwawasan lingkungan. Dua satuan pendidikan, SMP Negeri 1 Tempeh dan MTs Negeri 1 Lumajang, sukses membawa pulang Penghargaan Adiwiyata Nasional Tahun 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan dalam seremoni di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada Kamis (11/12/2025).
Adiwiyata Nasional merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan mendorong sekolah membangun budaya peduli dan berbudaya lingkungan secara berkelanjutan. Penilaian dilakukan berdasarkan konsistensi implementasi “sekolah hijau” (green school), mencakup empat indikator utama:
- Kebijakan sekolah yang mendukung lingkungan hidup.
- Integrasi materi ekologi dalam kurikulum pembelajaran.
- Inovasi pengelolaan sarana dan prasarana yang efisien.
- Partisipasi aktif seluruh warga sekolah dan masyarakat.
Lumajang Tambah Koleksi Sekolah Lingkungan
Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup, Adiwiyata memiliki tiga tingkatan: Adiwiyata Kabupaten/Kota dan Provinsi, Adiwiyata Nasional, dan Adiwiyata Mandiri sebagai level tertinggi.
SMPN 1 Tempeh dan MTsN 1 Lumajang dinyatakan layak menerima penghargaan tingkat nasional setelah dinilai unggul dan konsisten dalam berbagai program lingkungan. Di antaranya adalah: pengelolaan sampah terpadu, penataan kawasan hijau, penggunaan sarana yang efisien dan ramah lingkungan, serta integrasi pendidikan lingkungan hidup dalam kegiatan belajar.
Dengan raihan terbaru ini, jumlah sekolah Adiwiyata di Kabupaten Lumajang kini meningkat dari 80 menjadi 82 lembaga. Rinciannya meliputi 54 Adiwiyata Kabupaten, 17 Adiwiyata Provinsi, 7 Adiwiyata Nasional, dan 2 Adiwiyata Mandiri.
Hasil Kolaborasi Lintas Sektor
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, Hertutik, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan buah dari kerja kolektif dan kolaboratif seluruh elemen pendidikan di Lumajang.
“Penghargaan Adiwiyata Nasional ini menjadi bukti konsistensi satuan pendidikan di Lumajang dalam menerapkan program lingkungan. Kami mendorong seluruh sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujar Hertutik dalam keterangan pers pada Rabu (10/12/2025).
Hertutik juga menekankan pentingnya peran lintas sektor, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Kementerian Agama, serta perangkat daerah lainnya.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Ini adalah bukti kolaborasi yang solid untuk mewujudkan Lumajang Aman dan Lumajang Lestari,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap prestasi SMPN 1 Tempeh dan MTsN 1 Lumajang menjadi pemicu semangat bagi sekolah-sekolah lain untuk terus berinovasi. Gerakan Adiwiyata diharapkan mendorong terciptanya kesadaran ekologi di kalangan pelajar, yang menjadi modal penting bagi pembangunan berkelanjutan.
“Kami ingin setiap sekolah di Lumajang menjadi pusat pembelajaran lingkungan yang hidup dan menginspirasi masyarakat sekitar,” tutup Hertutik.
(Res)






