Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan 150 drum aspal kepada Kabupaten Sumenep dalam kegiatan Sapa Bansos Jatim 2026. Sekretaris Dinas PU Bina Marga Jatim Agus Hari Purnomo hadir bersama jajaran Kepala UPT PJJ dari berbagai wilayah Jawa Timur. Pemanfaatan bantuan diharapkan tepat sasaran untuk mendukung perbaikan infrastruktur jalan.
SUMENEP, ANALISA PUBLIK — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan material infrastruktur berupa 150 drum aspal kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam rangkaian kegiatan Sapa Bansos dan Bakti Sosial Jawa Timur 2026 di Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Rabu (14/10/2026).
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, dalam kegiatan yang sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.
Penyaluran bantuan aspal menjadi salah satu bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap peningkatan kualitas infrastruktur daerah, khususnya untuk membantu penanganan kerusakan jalan dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.
Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ia berharap bantuan yang diterima dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sumenep.
Sekretaris PU Bina Marga Jatim dan Jajaran Kepala UPT Turut Hadir
Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Ir. Agus Hari Purnomo, S.T., M.T., yang berdasarkan informasi redaksi turut mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Probolinggo.
Agus Hari Purnomo hadir bersama jajaran pejabat teknis Dinas PU Bina Marga dari sejumlah wilayah Jawa Timur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi, sejumlah pejabat yang turut menghadiri kegiatan tersebut meliputi Kepala UPT PJJ Banyuwangi, Ir. Samsul Widjajanto, S.T., M.T.; Kepala UPT PJJ Jember, Ir. Tutut Putro Tri Wicaksono, S.T., M.T.; dan Kepala UPT PJJ Kediri, Ir. Ari Setijorini, S.T., M.T.
Hadir pula Kepala UPT PJJ Bojonegoro, Ir. Deny Bramantara, S.T., M.T.; Kepala UPT PJJ Surabaya, Ir. Ervan Ikka Lutfiansyah, S.T., M.M.; serta Kepala UPT PJJ Madiun, Ir. Jarwoto, S.T., M.T.
Selain itu, turut hadir Ir. Budi Harisantoso, S.T., M.T., dari UPT PJJ Pacitan dan Kepala UPT PJJ Malang, Ir. Aryo Yudhanto Wijokongko, S.T., M.T.
Kehadiran para pejabat tersebut memperlihatkan keterlibatan jajaran teknis Dinas PU Bina Marga dalam mendukung agenda Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Koordinasi antarsatuan kerja menjadi penting untuk memastikan kebijakan pembangunan, peningkatan, serta pemeliharaan jalan dan jembatan dapat dilaksanakan secara terarah sesuai kewenangan masing-masing.
Bantuan 150 Drum Aspal, Pemanfaatannya Perlu Terukur
Bantuan sebanyak 150 drum aspal diharapkan membantu Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam memenuhi kebutuhan material untuk penanganan infrastruktur jalan.
Namun, penyerahan material merupakan tahap awal. Manfaat bantuan baru dapat dinilai setelah material tersebut digunakan pada ruas jalan yang benar-benar membutuhkan penanganan.
Untuk mengetahui cakupan pemanfaatannya, diperlukan informasi mengenai jenis dan kapasitas setiap drum, jumlah keseluruhan material, lokasi ruas jalan yang akan ditangani, serta rencana pelaksanaan pekerjaan.
Data tersebut penting agar masyarakat dapat mengetahui sejauh mana bantuan berkontribusi terhadap perbaikan kondisi jalan.
Penetapan ruas prioritas juga perlu mempertimbangkan tingkat kerusakan, volume lalu lintas, kebutuhan mobilitas penduduk, serta dampak ekonomi terhadap wilayah sekitar.
Selain material aspal, pelaksanaan pekerjaan membutuhkan kesiapan agregat dan material pendukung lainnya, tenaga pelaksana, metode penanganan yang sesuai, serta pengawasan mutu berdasarkan spesifikasi teknis.
Transparansi distribusi dan penggunaan bantuan menjadi bagian penting dalam memastikan material yang disalurkan dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat nyata.
Ahmad Faathir Wicaksono Mendapat Penugasan di UPT PJJ Pamekasan
Sementara itu, di lingkungan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur juga terdapat informasi mengenai penyesuaian penugasan pejabat pada UPT PJJ Pamekasan.
Ir. Ahmad Faathir Wicaksono, S.T., M.Sc., yang menjabat Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, disebut mendapatkan penugasan tambahan sebagai Plt. Kepala UPT PJJ Pamekasan.
Penugasan tersebut menyusul purna tugasnya pejabat sebelumnya, Ir. Mohamad Hasan Busri, S.T., M.T.
Penyesuaian kepemimpinan pada tingkat unit pelaksana teknis memiliki arti penting dalam menjaga kesinambungan program pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur.
Khususnya di wilayah Madura, koordinasi antarunit diperlukan untuk mendukung penanganan ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Sinergi Pemerintah Harus Memberikan Manfaat Nyata
Penyerahan 150 drum aspal kepada Kabupaten Sumenep diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kerja sama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.
Meski demikian, keberhasilan bantuan infrastruktur tidak cukup diukur berdasarkan banyaknya material yang diserahkan dalam kegiatan seremonial.
Ukuran keberhasilan yang lebih penting adalah ketepatan sasaran, kualitas hasil pekerjaan, serta peningkatan kenyamanan dan keselamatan masyarakat setelah perbaikan dilakukan.
Karena itu, koordinasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Dinas PU Bina Marga, dan perangkat teknis terkait perlu dilanjutkan hingga tahap pelaksanaan serta evaluasi pemanfaatan bantuan.
Dengan perencanaan yang matang dan pengawasan yang terukur, bantuan material tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas jalan, memperlancar konektivitas antarwilayah, serta mendorong aktivitas perekonomian masyarakat Kabupaten Sumenep.
Reporter: Rijen Senario
Editor: Agus Imam S.






