MOJOKERTO – analisapublik.id | Pemerintah Provinsi Jawa Timur meresmikan kembali Jembatan Bubak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Kamis malam, 19 Februari 2026. Infrastruktur yang putus akibat banjir bandang 2024 itu kini kembali menghubungkan arus warga dan distribusi ekonomi setempat.
Peresmian dilakukan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Rekonstruksi dikerjakan Dinas PU Bina Marga Jawa Timur melalui UPT PJJ Mojokerto dalam periode Juli hingga Desember 2025.
Struktur baru memiliki panjang 60 meter dan lebar 7 meter. Nilai anggaran tercatat Rp13 miliar. Pemerintah menyatakan desain konstruksi diperkuat untuk meningkatkan ketahanan terhadap debit banjir dan tekanan arus sungai.

Keterangan Foto:
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama jajaran pejabat Pemprov Jatim dan unsur Forkopimda meninjau Jembatan Bubak usai peresmian rekonstruksi di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Jembatan yang rusak akibat banjir bandang 2024 tersebut kini kembali difungsikan untuk memulihkan konektivitas dan aktivitas ekonomi warga.
Dok. analisapublik.id
Reporter: Rijen Senario
Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan
Sumber: BM NEWS | DPU Bina Marga Provinsi Jawa Timur
Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim, Edy Tambeng Widjaja, menjelaskan proyek ini memulihkan jalur utama distribusi hasil pertanian dan perdagangan warga Gondang. Saat jembatan terputus, kendaraan harus memutar lebih jauh. Biaya logistik meningkat. Aktivitas ekonomi melambat.
Data Pemprov Jatim menunjukkan arus kendaraan kembali normal setelah uji operasional. Aktivitas UMKM di sekitar lokasi mulai bergerak. Mobilitas pelajar dan pekerja kembali stabil.

Keterangan Foto:
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama jajaran pejabat Pemprov Jatim dan unsur Forkopimda meninjau Jembatan Bubak usai peresmian rekonstruksi di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Jembatan yang rusak akibat banjir bandang 2024 tersebut kini kembali difungsikan untuk memulihkan konektivitas dan aktivitas ekonomi warga.
Dok. analisapublik.id
Reporter: Rijen Senario
Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan
Sumber: BM NEWS | DPU Bina Marga Provinsi Jawa Timur
Secara strategis, pembukaan jembatan ini mengakhiri fase darurat yang berlangsung sejak 2024. Pemerintah daerah menargetkan pemeliharaan rutin dan evaluasi berkala untuk menjaga fungsi dan keamanan jembatan dalam jangka panjang. Infrastruktur ini diproyeksikan memperkuat konektivitas wilayah penyangga Mojokerto sekaligus mempercepat arus barang dan jasa.
Reporter : Rijen Senario
Editor : H. Muhajir Wahyu Ramadhan
Sumber : BM NEWS | DPU Bina Marga Provinsi Jawa Timur






