HeadlinePemerintahan

Diskominfo Nganjuk dan Pemprov Jatim Kolaborasi Program Kerja , Perkuat Transformasi Digital

×

Diskominfo Nganjuk dan Pemprov Jatim Kolaborasi Program Kerja , Perkuat Transformasi Digital

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, analisapublik.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk melakukan kunjungan kerja ke Diskominfo Provinsi Jawa Timur (Jatim) pada Kamis (15/1/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi program kerja berkelanjutan serta mempercepat implementasi transformasi pemerintahan digital di wilayah tersebut.

Kepala Diskominfo Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menyambut positif inisiatif Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Menurutnya, kolaborasi dan berbagi praktik baik (best practice) antarwilayah menjadi kunci penguatan peran Diskominfo di tingkat daerah.

“Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi. Diskominfo Jatim terus berupaya menyelaraskan program daerah dengan visi besar Provinsi,” ujar Sherlita dalam keterangannya di Surabaya.

Dalam pertemuan tersebut, Sherlita memaparkan empat tugas utama Diskominfo Jatim yang kini diintegrasikan ke dalam program prioritas Gubernur Jawa Timur melalui Nawa Bhakti Satya 2.0:

  • Jatim Sejahtera (Program Jatim Infinity): Fokus pada peningkatan akses pendukung transformasi digital, terutama fasilitasi internet di area layanan publik.

  • Jatim Cerdas (Program Cerdig): Meningkatkan literasi digital masyarakat melalui edukasi, optimalisasi pemanfaatan data, dan penguatan keamanan informasi.

  • Jatim Berkah Amanah (Program Majadigi): Mendorong keterpaduan layanan publik berbasis portal digital, tata kelola Satu Data Indonesia, serta perlindungan data dari ancaman siber.

  • Jatim Harmoni: Menekankan komunikasi dua arah antara pimpinan pemerintah provinsi dengan masyarakat guna menyerap aspirasi publik secara efektif.

Sherlita juga memberikan perhatian khusus pada aspek keamanan siber. Ia berharap Diskominfo Nganjuk dapat mengadopsi mekanisme pencegahan dan mitigasi yang telah diterapkan di level provinsi, termasuk dalam hal peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

Di sisi lain, Kepala Diskominfo Kabupaten Nganjuk, Subani, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk mendukung visi “Nganjuk Melesat” dengan jargon Dimasku (Diskominfo Inovatif, Maju, Aman, Sinergi Kuat).

Salah satu poin krusial yang disampaikan Subani adalah permohonan dukungan Pemprov Jatim terkait penanganan wilayah tanpa sinyal atau blank spot.

“Kami berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi untuk membantu kabupaten/kota yang masih memiliki wilayah blank spot. Di Nganjuk, terdapat 16 area yang belum terjamah sinyal, terutama di wilayah pegunungan yang berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro,” ungkap Subani.

Pertemuan lintas instansi ini diharapkan menjadi katalisator dalam mempercepat transformasi pemerintahan digital di Jawa Timur. Selain menyamakan visi dalam penyebaran informasi publik, kolaborasi ini ditargetkan mampu mengoptimalkan digitalisasi birokrasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

(Res)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.