EkbisGaya HidupHeadlinePemerintahan

Desa Adat Osing Kemiren Banyuwangi Meraih Pengakuan Global PBB

513
×

Desa Adat Osing Kemiren Banyuwangi Meraih Pengakuan Global PBB

Sebarkan artikel ini

​Banyuwangi, analisapublik.id – Desa Wisata Adat Osing Kemiren, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, berhasil masuk dalam Jaringan Desa Wisata Terbaik Dunia (The Best Tourism Villages Upgrade Programme 2025) dari United Nations Tourism, Badan Pariwisata Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
​Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyatakan kebanggaannya atas prestasi internasional yang diraih oleh Desa Kemiren.
​”Prestasi ini adalah buah dari semangat gotong royong dan komitmen kuat masyarakat Banyuwangi, khususnya warga Kemiren, dalam melestarikan budaya serta mengembangkan pariwisata berkelanjutan,” ujar Ipuk di Banyuwangi, Minggu.
​Ipuk menambahkan bahwa pencapaian ini membuktikan kekuatan budaya lokal dan pembangunan pariwisata yang berpihak pada lingkungan dan kearifan lokal.
​”Desa Kemiren menunjukkan bahwa desa dengan akar budaya yang kuat bisa maju dan mendunia tanpa kehilangan jati dirinya. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat ekosistem pariwisata yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis budaya,” jelasnya.
​Penetapan Desa Wisata Adat Kemiren dilakukan pada ajang Best Tourism Villages by UN Tourism 2025 Ceremony & Third Annual Network Meeting di Huzhou, China, pada Jumat (17/10).
​Tahun ini, ajang tersebut diikuti oleh lebih dari 270 desa wisata dari 65 negara anggota United Nations Tourism, yang kemudian diseleksi melalui proses penilaian ketat oleh dewan ahli independen.
​Dewan penilai independen menilai kandidat berdasarkan beberapa kriteria utama, termasuk potensi dan pelestarian sumber daya alam dan budaya, keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan, pengembangan pariwisata, tata kelola, infrastruktur, serta keamanan wisatawan.
​Setelah seleksi ketat, terpilih 72 desa dari Afrika, Amerika, Asia, Eropa, dan Timur Tengah yang menjadi bagian dari Jaringan Desa Wisata Terbaik. Dengan terpilihnya Desa Kemiren, desa yang mayoritas dihuni oleh Suku Osing—suku asli Banyuwangi—ini kini resmi menjadi bagian jaringan destinasi pedesaan global UN Tourism.(wa/ar)

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.