JOMBANG – analisapublik.id | Penanganan kerusakan ruas lingkar Jombang–Mojoagung dipercepat setelah Bupati Jombang Warsubi bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak meninjau langsung kondisi lapangan pada Minggu, 22 Februari 2026.
Curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir memicu munculnya puluhan lubang di sejumlah segmen. Lubang tersebar di titik dengan beban lalu lintas berat. Kendaraan melambat saat melintas. Antrean muncul pada jam sibuk. Risiko kecelakaan meningkat, terutama bagi pengendara roda dua.
Tim teknis dari Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV langsung melakukan penanganan darurat. Petugas menutup lubang menggunakan aspal panas. Armada dan personel ditambah untuk mempercepat respons dan menjaga arus kendaraan tetap bergerak.

Keterangan Foto:
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak bersama Bupati Jombang Warsubi melakukan inspeksi mendadak di ruas lingkar Jombang–Mojoagung. Kepala Satker PJN 4 Wilayah Jawa Timur Ida Bagus Made Artamana turut mendampingi langsung dalam sidak tersebut untuk memastikan penanganan darurat berjalan dan mempersiapkan program overlay sepanjang 4 kilometer pada 2026.
Kepala Satker PJN Wilayah IV, Ida Bagus Made Artamana, S.T., M.T., menegaskan fokus saat ini adalah menjaga fungsi jalan nasional tetap aman dan operasional. Penanganan dilakukan berbasis data lapangan. Tim survei memetakan kedalaman dan luas kerusakan. Titik dengan tingkat bahaya tinggi diprioritaskan. Keselamatan pengguna jalan menjadi acuan utama.
Perbaikan permanen telah masuk rencana 2026. Satker memprogramkan overlay sepanjang 4 kilometer di ruas lingkar Jombang–Mojoagung. Pekerjaan mencakup pelapisan ulang permukaan aspal, penguatan struktur perkerasan, dan perbaikan lapisan dasar pada segmen yang mengalami penurunan mutu.

Keterangan Foto:
Bupati Jombang Warsubi memberikan keterangan kepada awak media didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak saat peninjauan ruas lingkar Jombang–Mojoagung. Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Provinsi Jawa Timur, Ida Bagus Made Artamana, turut mendampingi dalam sidak tersebut untuk memastikan percepatan penanganan kerusakan jalan dan kesiapan program overlay sepanjang 4 kilometer tahun 2026.
Program ini berada dalam koordinasi Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur–Bali sebagai penanggung jawab jaringan jalan nasional di wilayah tersebut.
Ruas lingkar Jombang–Mojoagung berfungsi sebagai jalur distribusi logistik dan penghubung menuju koridor nasional, termasuk arah Flyover Peterongan. Stabilitas infrastruktur di ruas ini berdampak langsung pada kelancaran arus barang dan mobilitas ekonomi.

Keterangan Foto:
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak bersama Bupati Jombang Warsubi meninjau langsung kondisi ruas lingkar Jombang–Mojoagung didampingi jajaran Satker PJN Wilayah IV. Peninjauan dilakukan untuk memastikan percepatan penanganan lubang serta persiapan program overlay sepanjang 4 kilometer yang dijadwalkan tahun 2026.
Koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Jombang, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan unsur pelaksana jalan nasional diperkuat. Setiap laporan masyarakat diverifikasi melalui inspeksi lapangan dan ditindaklanjuti sesuai prioritas teknis.
Reporter Khusus: Rijen Senario
Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan
Sumber: Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Provinsi Jawa Timur; Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur–Bali.





