JAKARTA — analisapublik.id | Badan Pusat Statistik (BPS) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) melalui rangkaian sosialisasi dan penggalangan komitmen di Banten dan Malang Raya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas data ekonomi nasional semakin akurat dan mampu menjadi dasar penyusunan kebijakan yang tepat sasaran.
SE2026 menjadi agenda strategis nasional untuk memotret kondisi perekonomian terkini, termasuk perkembangan transformasi digital, struktur usaha mikro kecil, hingga pola penyerapan tenaga kerja di berbagai daerah. Pendataan dilakukan menggunakan metode complete enumeration atau pendataan lengkap yang dipadukan dengan integrasi teknologi digital.
Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, hadir langsung dalam agenda sosialisasi di Pendopo Gubernur Banten pada 29 April 2026 dan Pendopo Kabupaten Malang pada 5 Mei 2026. Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah daerah, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat sinergi dalam mendukung pelaksanaan sensus.
BPS menilai dukungan pemerintah daerah dan sektor swasta menjadi faktor penting untuk meningkatkan kualitas data statistik nasional. Selain penandatanganan komitmen bersama, pelaku usaha juga didorong aktif mengisi kuesioner mandiri SE2026 agar data yang dihasilkan lebih akurat dan sesuai kondisi riil di lapangan.
“Data yang dihasilkan tidak hanya menjadi dasar kebijakan pemerintah yang tepat sasaran, tetapi juga dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk memetakan potensi pengembangan bisnis secara lebih akurat,” tulis BPS dalam keterangannya.
Dalam kegiatan tersebut, BPS juga memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan dan pelaku usaha yang dinilai aktif berkontribusi dalam penyediaan data statistik. Penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi dunia usaha dalam mendukung pembangunan basis data ekonomi nasional.
Melalui penguatan kolaborasi ini, BPS berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan optimal dan menghasilkan data berkualitas untuk mendukung perencanaan pembangunan nasional maupun daerah.
Reporter: Rijen Senario
Editor: Respati
Sumber: Badan Pusat Statistik






