TRENGGALEK – analisapublik.id | Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas menandatangani kontrak supervisi pembangunan Bendung Tugu di Kabupaten Trenggalek sebagai bagian dari upaya memperkuat infrastruktur sumber daya air nasional sekaligus mendukung ketahanan pangan dan layanan irigasi di daerah.
Penandatanganan kontrak tersebut dilakukan dalam rangka mendukung visi RPJMN 2025–2029 “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045” serta pelaksanaan program prioritas nasional di sektor sumber daya air.
Melalui kontrak supervisi itu, BBWS Brantas akan melakukan pengawasan, monitoring, dan pengendalian seluruh tahapan pembangunan Bendung Tugu agar berjalan sesuai perencanaan, standar teknis, serta ketentuan yang berlaku.
Pengawasan proyek dinilai penting untuk memastikan kualitas pembangunan tetap terjaga sehingga bendung yang dibangun dapat berfungsi optimal dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Pembangunan Bendung Tugu diharapkan mampu meningkatkan pengelolaan sumber daya air di Kabupaten Trenggalek, khususnya untuk mendukung kebutuhan irigasi sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Selain itu, keberadaan bendung juga diproyeksikan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan produktivitas pertanian dan stabilitas pasokan air.
Kepala BBWS Brantas menegaskan pelaksanaan pembangunan harus dilakukan secara profesional dengan dukungan sinergi seluruh pihak, mulai dari pengawasan hingga pengendalian pekerjaan selama proyek berlangsung.
“Dengan pengawasan yang baik, pembangunan Bendung Tugu diharapkan dapat terlaksana tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran,” ujarnya.
BBWS Brantas menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur sumber daya air yang andal dan berkelanjutan sebagai bagian dari langkah menuju Indonesia Emas 2045.
Reporter: Rijen Senario
Editor: Respati
Sumber: BBWS Brantas






