EDITORIALHeadline

BBWS Brantas dan Pemkot Surabaya Perkuat Sinergi Penanganan Banjir Kali Kedurus dan Bozem Kedurus

1903
×

BBWS Brantas dan Pemkot Surabaya Perkuat Sinergi Penanganan Banjir Kali Kedurus dan Bozem Kedurus

Sebarkan artikel ini

SURABAYA – analisapublik.id | Upaya pengendalian banjir di Kota Surabaya terus diperkuat melalui kolaborasi lintas instansi. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas bersama Pemerintah Kota Surabaya menggelar koordinasi penanganan kawasan Kali Kedurus dan Bozem Kedurus guna meminimalkan risiko banjir perkotaan yang masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah Surabaya.

Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Surabaya dengan membahas rencana penanganan Bozem Kedurus serta normalisasi sungai sebagai langkah strategis menjaga kelancaran aliran air dan mengurangi potensi genangan di kawasan permukiman.

BBWS Brantas yang diwakili Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Pengelolaan Jaringan Sumber Air (PJSA) menegaskan bahwa optimalisasi fungsi sungai dan bozem menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan Kota Surabaya terhadap ancaman banjir. Penanganan kawasan dilakukan secara terpadu agar pengelolaan sumber daya air berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah penertiban apabila masih ditemukan bangunan liar di sempadan sungai. Menurutnya, keberadaan bangunan yang mengganggu aliran air berpotensi memperparah risiko banjir dan menghambat fungsi infrastruktur pengendali banjir.

“Komitmen bersama diperlukan untuk menjaga fungsi sungai dan infrastruktur pengendali banjir demi keselamatan masyarakat,” demikian disampaikan dalam forum koordinasi tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDA-BM) Kota Surabaya guna memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan program penanganan banjir di kawasan Kedurus.

Sebagai tindak lanjut, BBWS Brantas akan menyiapkan data dukung sebagai dasar pelaksanaan kegiatan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Data tersebut nantinya digunakan untuk mendukung proses penataan kawasan, normalisasi sungai, hingga penguatan sistem pengendalian banjir di wilayah Surabaya bagian barat.

Kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga fungsi sungai tetap optimal. Selain itu, masyarakat juga diimbau ikut menjaga kebersihan kawasan sungai dan bozem serta tidak mendirikan bangunan yang dapat menghambat aliran air.

Langkah sinergis tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan Kota Surabaya terhadap ancaman banjir perkotaan sekaligus menciptakan sistem pengelolaan sumber daya air yang lebih terintegrasi.

Editor: Respati

Sumber: BBWS Brantas

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.