EkbisInfrastruktur

Pembangunan Jembatan Bakti TNI AD di Pasongsongan Masuki Tahap Fondasi

2354
×

Pembangunan Jembatan Bakti TNI AD di Pasongsongan Masuki Tahap Fondasi

Sebarkan artikel ini

Sumenep – analisapublik.id | Pembangunan jembatan di Dusun Galuguran, Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, mulai memasuki tahap pengerjaan fondasi. Infrastruktur tersebut merupakan bagian dari Program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura.

Pengerjaan fondasi dimulai pada Jumat (17/7/2026) dengan melibatkan personel Koramil 0827/11 Pasongsongan bersama warga setempat. Sejak pagi, anggota TNI dan masyarakat bergotong royong menggali tanah yang akan menjadi penopang utama konstruksi jembatan.

Fondasi di sisi utara dan selatan masing-masing berukuran 3 meter × 2 meter dengan kedalaman sekitar 1,5 meter hingga mencapai lapisan tanah keras. Lubang paku bumi juga telah disiapkan untuk memperkuat struktur fondasi.

Sejumlah material konstruksi, seperti batu gunung, batu koral, dan pasir hitam, telah tersedia di lokasi untuk mendukung kelancaran pekerjaan.

Babinsa Koramil 0827/11 Pasongsongan, Sertu Dadang Sulistyo, mengatakan kualitas fondasi menjadi faktor utama yang menentukan kekuatan dan ketahanan jembatan.

“Fondasi harus benar-benar kuat karena menjadi penyangga seluruh konstruksi. Setelah mencapai lapisan tanah keras, pekerjaan dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya sesuai rencana,” ujarnya.

Menurut Dadang, tingginya partisipasi warga menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur tersebut.

“Kami melihat antusiasme warga sangat tinggi. Ini bukan hanya pekerjaan TNI, tetapi kerja bersama agar masyarakat segera memiliki akses yang lebih aman dan layak,” katanya.

Salah seorang warga, Firman, berharap pembangunan jembatan dapat diselesaikan sesuai target agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

“Selama ini kami menunggu jembatan yang lebih kokoh. Jika sudah selesai, aktivitas masyarakat, termasuk mengangkut hasil pertanian, akan jauh lebih mudah dan tidak lagi khawatir saat musim hujan,” ungkapnya.

Jembatan tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung distribusi hasil pertanian di Kecamatan Pasongsongan.

Program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura merupakan bagian dari upaya Kodim 0827/Sumenep dalam mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Kehadiran jembatan baru juga diharapkan meningkatkan keselamatan transportasi, memperkuat kegiatan ekonomi, dan mempermudah akses masyarakat terhadap layanan dasar.

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.