Gresik – analisapublik.id | Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.1 Provinsi Jawa Timur melaksanakan uji implementasi pekerjaan Lapis Permukaan Mikro Aspal Emulsi Modifikasi Polimer (Microsurfacing) pada ruas Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo KM 18+275 hingga KM 18+375 di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu hingga Kamis, 1–2 Juli 2026, tersebut merupakan bagian dari upaya preservasi jalan nasional dengan memanfaatkan teknologi pemeliharaan preventif guna mempertahankan kondisi jalan tetap mantap, aman, dan nyaman bagi pengguna jalan.
Pada uji implementasi ini, pekerjaan dilakukan sepanjang 200 meter, yang terdiri dari 100 meter pada lajur R1 dan 100 meter pada lajur R2. Pelaksanaan pekerjaan menjadi salah satu langkah inovatif BBPJN Jawa Timur–Bali dalam meningkatkan efektivitas pemeliharaan infrastruktur jalan nasional.
Microsurfacing merupakan metode pelapisan permukaan jalan menggunakan campuran aspal emulsi yang dimodifikasi dengan polimer. Teknologi ini memiliki sejumlah manfaat, antara lain melindungi lapisan perkerasan agar lebih awet, meningkatkan tingkat kekesatan permukaan jalan sehingga lebih aman dilalui saat kondisi hujan, menutup retak-retak halus, memperbaiki alur dangkal akibat beban lalu lintas, serta dapat dikerjakan dalam waktu relatif singkat sehingga meminimalkan gangguan terhadap arus kendaraan.
Melalui penerapan teknologi tersebut, BBPJN Jawa Timur–Bali berharap umur layanan jalan nasional dapat diperpanjang sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan infrastruktur kepada masyarakat. Selain itu, penggunaan metode microsurfacing juga diharapkan mampu mendukung terciptanya perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pengguna jalan.
Penerapan teknologi pemeliharaan preventif ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBPJN Jawa Timur–Bali dalam menjaga kemantapan jaringan jalan nasional serta meningkatkan efisiensi biaya pemeliharaan melalui inovasi konstruksi yang berkelanjutan.
Editor: Respati
Sumber: BBPJN Jatim–Bali






