EDITORIALEkbis

BBPJN Jawa Timur–Bali Ikuti Peresmian Nasional IJD 2025, Sepuluh Paket Jalan Daerah Siap Perkuat Konektivitas Pulau Dewata

2335
×

BBPJN Jawa Timur–Bali Ikuti Peresmian Nasional IJD 2025, Sepuluh Paket Jalan Daerah Siap Perkuat Konektivitas Pulau Dewata

Sebarkan artikel ini

BALI, analisapublik.id – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Bali mengikuti secara daring Seremonial Peresmian Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025 yang diresmikan secara nasional oleh Presiden RI, Selasa (23/6/2026).

Peresmian secara nasional dipusatkan di Ruas Jalan Kedungdung–Bringkoning, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Sementara itu, pelaksanaan di Provinsi Bali berlangsung di Ruang Vidcon I, Kantor Gubernur Bali.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Bali, Luh Ayu Aryani, bersama para Kepala Satuan Kerja BBPJN Jawa Timur–Bali yang bertugas di wilayah Pulau Bali.

Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) TA 2025 merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan daerah guna memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui jaringan jalan yang lebih andal.

Di Provinsi Bali, terdapat 10 paket pekerjaan IJD yang tersebar di sejumlah kabupaten, yaitu:

  • Peningkatan Jalan Awen–Pengambengan, Kabupaten Jembrana;
    Preservasi Jalan Banda–Nyanglan, Kabupaten Klungkung;
    Preservasi Jalan Petang–Gunung Kaja, Kabupaten Badung;
    Preservasi Jalan Pulau Menjangan, Kabupaten Buleleng;
    Preservasi Jalan Simpang Tegal Badeng Timur–Cupel, Kabupaten Jembrana;
    Preservasi Jalan Simpang Kediri–Kapten Tendean–Batas Kota Kediri, Kabupaten Tabanan;
    Preservasi Jalan Cengolo–Yeh Gangga, Kabupaten Tabanan;
    Preservasi Jalan Ngurah Rai, Kabupaten Karangasem;
    Preservasi Jalan Selat–Pasar Agung, Kabupaten Karangasem; serta
    Preservasi Jalan Wanayu–Klusu–Pejeng–Pesalakan, Kabupaten Gianyar.

Melalui pelaksanaan program tersebut, pemerintah berharap kualitas konektivitas jalan daerah di Bali semakin meningkat sehingga distribusi barang dan jasa menjadi lebih efisien, akses masyarakat semakin mudah, serta mampu mendorong produktivitas sektor pangan dan energi.

Selain meningkatkan pelayanan transportasi, pembangunan infrastruktur jalan melalui Program IJD juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung terwujudnya target swasembada pangan dan swasembada energi nasional.

Editor: Respati
Sumber: BBPJN Jawa Timur–Bali

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.