EDITORIALHeadlinePemerintahan

DPD LPKAN INDONESIA Jatim Apresiasi Kinerja Jatanras Polda Jatim Tekan Kejahatan Jalanan, Dinilai Layak Jadi Contoh Nasional

2122
×

DPD LPKAN INDONESIA Jatim Apresiasi Kinerja Jatanras Polda Jatim Tekan Kejahatan Jalanan, Dinilai Layak Jadi Contoh Nasional

Sebarkan artikel ini

SURABAYA – analisapublik.id | Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia Provinsi Jawa Timur (DPD LPKAN INDONESIA Jatim) memberikan apresiasi terhadap kinerja Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur dalam menekan angka kejahatan jalanan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

DPD LPKAN INDONESIA Jatim menilai pola penanganan yang dilakukan Jatanras Polda Jatim layak dijadikan rujukan praktik baik penegakan hukum di tingkat nasional karena dinilai selaras dengan program Polri Presisi yang mengedepankan respons cepat, penindakan tegas, serta transparansi kepada publik.

Ketua DPD LPKAN INDONESIA Provinsi Jawa Timur, Mohammad Syarifudin Abdillah SH MH, mengatakan Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai barometer ekonomi dan jalur logistik nasional sehingga stabilitas keamanan menjadi faktor penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

“Jawa Timur adalah barometer ekonomi dan lalu lintas logistik nasional. Ketika kejahatan jalanan ditekan, efeknya langsung ke kepercayaan publik dan arus distribusi barang. Inilah kenapa kinerja Jatanras Polda Jatim perlu dilihat dalam konteks nasional,” ujar Abdillah.

Berdasarkan rilis resmi Humas Polda Jatim, Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim disebut aktif melakukan operasi rutin maupun pengungkapan sindikat lintas provinsi dengan sejumlah capaian operasional yang dinilai signifikan.

Pada Mei 2026, Tim Jatanras berhasil menangkap tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor dan pencurian dengan pemberatan yang diduga merupakan bagian dari sindikat lintas provinsi. Dari penangkapan tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti kendaraan serta bahan peledak jenis low explosive seberat 3 kilogram yang diduga akan digunakan pelaku untuk melawan petugas.

Selain itu, Jatanras Polda Jatim juga mengungkap 23 tempat kejadian perkara (TKP) kejahatan jalanan di sejumlah wilayah Jawa Timur. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan sembilan pelaku tindak pidana Curas, Curat, dan Curanmor yang selama ini meresahkan masyarakat.

Melalui Operasi Sikat Semeru, Subdit 3 Jatanras disebut menjadi motor penggerak operasi cipta kondisi dalam pemberantasan premanisme, begal, dan berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya. Operasi tersebut diklaim berhasil mengamankan puluhan tersangka sekaligus mengembalikan barang bukti sepeda motor hasil curian kepada para korban secara langsung dan tanpa biaya.

Dalam penanganan di lapangan, tim Jatanras juga disebut melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku kejahatan jalanan yang melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam maupun bom ikan, dengan tetap mengacu pada prosedur hukum yang berlaku.

“Data ini menunjukkan Subdit 3 Jatanras tidak hanya reaktif, tapi juga proaktif membongkar jaringan dan menekan ruang gerak pelaku. Perubahan ini yang dirasakan langsung masyarakat Jawa Timur,” tegas Abdillah.

DPD LPKAN INDONESIA Jatim juga menyampaikan sejumlah rekomendasi kebijakan agar capaian tersebut dapat berkelanjutan dan diterapkan secara lebih luas di Indonesia.

Pertama, mendorong Mabes Polri menjadikan pola operasi Sikat Semeru sebagai tambahan standar operasional prosedur (SOP) bagi Ditreskrimum Polda di seluruh Indonesia dalam penanganan kejahatan 3C.

Kedua, mendorong publikasi data kriminalitas 3C secara berkala setiap triwulan baik di tingkat Polda maupun Mabes Polri agar pengawasan publik dan DPR dapat dilakukan berbasis data.

Ketiga, memperkuat sinergi lintas sektor antara kepolisian, pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, hingga komunitas ojek online guna memperluas pemetaan titik rawan dan sistem peringatan dini terhadap potensi kejahatan jalanan.

“DPD LPKAN INDONESIA Jatim siap menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi Polda Jatim. Keamanan Jawa Timur adalah tanggung jawab bersama. Kalau arahnya sudah benar seperti sekarang, tugas kita mengawal agar tidak berhenti,” tutup Abdillah.

Editor: H Muhajir Wahyu Ramadhan

Sumber: analisapublik.id

Materi konten BERITA pada website ini dilindungi oleh hukum. Setiap penggunaan, pengambilan, penggandaan, pemindaian (crawling), pengindeksan, pemrosesan otomatis, atau pemanfaatan konten dalam bentuk apa pun—termasuk untuk kepentingan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)—hanya dapat dilakukan dengan izin tertulis dari analisapublik.id.