TULUNGAGUNG, analisapublik.id | Pemerintah Desa Kedungwaru, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, menyalurkan bantuan bahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi 10 balita yang terindikasi stunting. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Balai Desa Kedungwaru pada Senin (25/05/2026) sebagai bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam menekan angka stunting di daerah.
Bantuan PMT diserahkan langsung oleh Kepala Desa Kedungwaru, Mochamad Toha, S.Ag., kepada para ibu balita penerima manfaat. Program ini difokuskan untuk membantu meningkatkan asupan gizi dan nutrisi anak-anak yang terindikasi mengalami stunting agar pertumbuhan dan perkembangannya dapat lebih optimal.
Mochamad Toha mengatakan, pemberian makanan tambahan merupakan bentuk respons cepat pemerintah desa terhadap persoalan kesehatan ibu dan anak, khususnya dalam penanganan stunting yang masih menjadi perhatian nasional.
Menurutnya, langkah penanggulangan harus dilakukan sedini mungkin agar kondisi balita tidak semakin memburuk. Karena itu, pemerintah desa bersama pihak terkait sepakat mempercepat penanganan terhadap balita yang telah terindikasi stunting melalui pemberian asupan gizi tambahan.
“Pemberian makanan tambahan ini diharapkan mampu menambah asupan gizi dan nutrisi bagi balita terindikasi stunting,” ujar Toha.
Ia berharap, program tersebut dapat membantu menurunkan angka stunting di wilayah Desa Kedungwaru. Pemerintah desa juga berkomitmen terus melakukan pemantauan terhadap kondisi balita penerima bantuan agar penanganan dapat berjalan maksimal.
“Balita stunting harus cepat kita tanggulangi dengan memberikan makanan bergizi. Mudah-mudahan angka balita stunting di Desa Kedungwaru dapat segera turun,” tambahnya.
Program PMT tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah desa dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak usia balita yang membutuhkan perhatian lebih dalam pemenuhan gizi harian.
Reporter: Endi S
Editor: H Muhajir Wahyu Ramadhan
Sumber: analisapublik.id






