PROBOLINGGO, analisapublik.id — Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur melalui UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Probolinggo memastikan Jembatan Bailey yang terpasang pada ruas Tongas–Lumbang Sukapura, Kabupaten Probolinggo, dalam kondisi aman dan layak digunakan sebagai akses sementara selama proses pekerjaan peningkatan infrastruktur berlangsung.
Kepastian tersebut disampaikan sebagai respons atas tingginya mobilitas masyarakat di koridor penghubung wilayah Tongas menuju Lumbang dan Sukapura yang tetap harus terjaga selama tahapan konstruksi berlangsung.
Kepala Seksi Pembangunan dan Peningkatan UPT PJJ Probolinggo, Ir. Yonandika Pandu Putranto, menjelaskan bahwa pemasangan Jembatan Bailey telah dirancang mengikuti standar teknis jalan kelas III, sehingga dapat difungsikan secara aman sebagai jembatan sementara.
Menurutnya, struktur jembatan tersebut diberlakukan dengan pembatasan beban kendaraan maksimal 8 ton selama masa konstruksi, guna menjaga stabilitas struktur sekaligus mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan.
“Jembatan ini telah dirancang sesuai standar teknis jalan kelas III dengan batas muatan maksimal 8 ton, sehingga tetap aman dilalui selama masa konstruksi berlangsung,” ujar Yonandika.
Ia menambahkan, pemasangan Jembatan Bailey merupakan bagian dari program peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Probolinggo. Ke depan, ruas Tongas–Lumbang Sukapura direncanakan mengalami peningkatan kelas jalan guna mendukung kapasitas lalu lintas yang lebih besar.
Selama pekerjaan berlangsung, Dinas PU Bina Marga Jawa Timur menerapkan skema pembatasan muatan kendaraan tanpa melakukan penutupan akses jalan. Pengaturan arus lalu lintas juga dilakukan secara bertahap agar aktivitas masyarakat, distribusi barang, dan konektivitas antarwilayah tetap berjalan normal.
Setelah proyek peningkatan selesai, jembatan permanen yang dibangun nantinya akan memiliki struktur lebih kokoh dengan penambahan lebar dari sebelumnya 5 meter menjadi 7 meter. Peningkatan dimensi tersebut diharapkan mampu meningkatkan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kapasitas pelayanan bagi seluruh pengguna jalan.
Sumber: Dinas PU
Reporter: Kiki Juanda
Editor: Respati






