LUMAJANG – analisapublik.id | Menjelang Hari Raya Idulfitri 1466 Hijriah pada Maret 2026, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur melalui UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Probolinggo mempercepat pemeliharaan rutin pada ruas batas (Bts.) Kota Lumajang hingga batas Kabupaten Jember. Penanganan difokuskan pada penambalan lubang menggunakan aspal panas sebagai langkah preventif menjaga kemantapan kondisi jalan.
Ruas penghubung Lumajang–Jember tersebut merupakan koridor strategis yang menopang mobilitas harian masyarakat sekaligus distribusi logistik antarwilayah. Intensitas lalu lintas diperkirakan meningkat signifikan menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026, sehingga kondisi perkerasan jalan menjadi prioritas utama penanganan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah III Kabupaten Lumajang, Rendy Zesario Akbar, S.T., menegaskan bahwa percepatan perbaikan dilakukan untuk meminimalkan potensi risiko kecelakaan akibat kerusakan permukaan jalan. Penambalan lubang dengan aspal panas dinilai efektif sebagai solusi cepat dalam menjaga fungsionalitas ruas sebelum memasuki puncak mobilitas masyarakat.
Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan perjalanan pemudik berlangsung aman, lancar, dan nyaman. Penanganan intensif selama Ramadan juga diarahkan untuk menjamin keandalan infrastruktur jalan provinsi dalam mendukung konektivitas regional Jawa Timur.
Dinas PU Bina Marga mengimbau pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintasi titik pekerjaan dan mematuhi rambu sementara yang terpasang. Dukungan masyarakat dinilai penting agar proses pemeliharaan berjalan optimal dan pelayanan publik di sektor infrastruktur tetap terjaga.
Pemeliharaan rutin ini menjadi bagian dari strategi penguatan kesiapan jaringan jalan provinsi menjelang periode krusial Lebaran, sekaligus memastikan ruas Lumajang–Jember tetap dalam kondisi mantap dan layak dilalui kendaraan pribadi maupun angkutan barang.
Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan






